Kota Sukabumi (ANTARA) - Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Jawa Barat, Een Rukmini menegaskan keterbatasan fisik yang dimiliki penyandang disabilitas bukanlah hambatan untuk terus berkarya dan berdaya.
Een Rukmini sebagaimana informasi yang diperoleh dari Diskominfo Kota Sukabumi, Senin, menyatakan Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa menjalin kolaborasi dengan Persatuan Tunanetra Indonesia setmpat untuk membangun masyarakat dan mengembangkan potensi sumber daya manusia secara inklusif, termasuk para penyandang disabilitas.
Pemerintah Kota Sukabumi, katanya, juga senantiasa memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas, seperti dengan memberikan akses pendidikan, pekerjaan, dan sosial, demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas.
Terkait peringatan Hari Disabilitas Internasional, Dinsos dan Pertuni Kota Sukabumi telah mengisi acara tersebut dengan serangkaian kegiatan pemeriksaan Kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Sukabumi.
Sejumlah anggota Pertuni juga memberikan layanan pijat gratis kepada hadirin, serta penyaluran paket sembako dari Filantra (Lembaga Filantropi) bagi anggota Pertuni. Kegiatan tersebut juga melibatkan PMI Kota Sukabumi, Klinik Doklis, serta Filantra Bandung.
Pertuni berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi dapat terus terjaga, sehingga para penyandang tunanetra semakin berdaya dan memiliki ruang untuk menebar inspirasi di tengah masyarakat.
"Kegelapan penglihatan tidak menghalangi kami untuk melihat terang kehidupan," kata Ketua Pertuni Kota Sukabumi Sulaiman.
Para anggota saling berbagi ide dan masukan untuk menunjukkan karya, kemampuan, serta memperkuat pesan inklusivitas bagi masyarakat luas.
Salah satunya tercetus membentuk Pusat Pijat Tunanetra di Santasea Water Theme Park yang menjadi destinasi wisata kesehatan.
Kepala Dinsos Een menyebut keahlian pijat refleksi merupakan potensi terbesar Pertuni. Dinsos juga sudah menjalin komunikasi dengan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa Polri) di Sukabumi untuk pemberdayaan penyandang disabilitas.
Baca juga: Gerindra penuhi amanat Prabowo untuk terus bantu penyandang disabilitas
Baca juga: Pemkot Bogor komitmen jadikan kota ramah disabilitas
Baca juga: Pemkot apresiasi Festival Kesetaraan Inklusi Depok jadi ruang kreatif warga
