Lombok Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara melaksanakan diskusi bersama Pemkab Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperkuat sinergi antar daerah, khususnya di sektor pariwisata.
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar di Lombok Utara, Rabu, mengatakan kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antardaerah, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata yang berkelanjutan di masing-masing wilayah.
"Kami tetap berkomitmen untuk menjalin kerjasama lintas daerah, khususnya di bidang pariwisata," katanya.
Ia mengatakan pesatnya perkembangan destinasi wisata di berbagai Kabupaten/kota menuntut adanya inovasi dan sinergi agar potensi daerah dapat dikelola secara optimal.
“Mari kita sama-sama berinovasi, kami di Lombok Utara sedang menggalakkan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU),” ujarnya.
Baca juga: Pungutan liar mencoreng citra pariwisata Lombok
Baca juga: Pelaku wisata NTB dapat rejeki disinggahi kapal pesiar mewah
KPBU merupakan skema kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta (badan usaha) dalam membangun dan mengoperasikan infrastruktur, layanan publik, dengan pembagian risiko yang jelas.
“Saat ini kami sedang menerapkan KPBU pada lampu penerangan jalan. Kerja sama ini kami lakukan dengan Pemerintah Madiun. Dengan KPBU, pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya besar, namun pelayanan kepada masyarakat justru menjadi lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat Amar Nurmansyah memberikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Lombok Utara.
Ia mengaku terkesan karena disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara beserta jajaran.
“Kami sangat mengapresiasi penyambutan yang luar biasa ini. Terus terang, ini menjadi sebuah surprise bagi kami karena disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati ,” ungkapnya.
Baca juga: Ketika kapal dunia singgah di Nusa Tenggara Barat
Lebih lanjut, Bupati Amar Nurmansyah menilai Lombok Utara memiliki banyak kemajuan yang patut dijadikan rujukan, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Banyak hal yang perlu kami pelajari dan jadikan referensi, terutama terkait kemajuan pariwisata. Kami berharap melalui pertemuan ini, kerjasama konkret dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi kedua daerah,” ujarnya.
Acara ini dirangkaikan dengan serah terima plakat sebagai simbol komitmen dan persahabatan antar daerah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerjasama di bidang pariwisata, strategi pengembangan destinasi, serta langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan daya saing pariwisata di Lombok Utara dan Sumbawa Barat ke depannya.
