Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kalimantan Selatan menerjunkan sebanyak 733 mahasiswa yang tergabung dalam 60 kelompok lintas fakultas untuk melaksanakan program Bina Desa tahun 2025.
"Program ini bagian dari Bina Desa ULM Berdampak 2025 yang diselenggarakan tim Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM," kata Ketua MKBT Bina Desa Indira Fitriliyani di Banjarbaru, Jumat.
Dia mengatakan MKBT merupakan sarana mobilisasi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kolaborasi dan kerja sama.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan membawa keberdampakan yang nyata di desa tempat dia mengabdi.
Baca juga: ULM berhasil loloskan tiga tim ke babak final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa 2025
Baca juga: Pakar ULM sebut SPPG Polri Kalsel telah penuhi keamanan pangan dan terapkan SOP
Saat terjun ke desa yang tersebar di 11 kabupaten di Kalimantan Selatan, kata dia, interaksi dengan masyarakat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara nyata.
Untuk itu, mahasiswa yang berada langsung di tengah masyarakat harus dapat menggali kebutuhan serta merumuskan solusi bersama masyarakat setempat.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM Iwan Aflanie mengatakan Bina Desa merupakan jembatan antara teori kampus dan kebutuhan nyata masyarakat.
Dia menekankan integritas, kompetensi, dan kepekaan sosial adalah tiga nilai yang selalu ditanamkan kampus.
Baca juga: Kapolda berikan penghargaan ULM atas inovasi pupuk organik
"Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan, bukan hanya membawa teori tetapi menghadirkan inovasi dan solusi yang benar-benar berdampak,” ujarnya.
Dia pun menegaskan komitmen ULM dalam menghadirkan program pembelajaran yang tidak hanya akademis, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah seperti Bina Desa ULM Berdampak 2025.
