Depok (ANTARA) - Ibadah umrah merupakan momen yang paling dinanti-nantikan oleh banyak umat muslim. Namun, sebelum dapat berangkat ke Tanah Suci, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon jemaah, salah satunya adalah surat keterangan sehat yang didapatkan dari fasilitas kesehatan (faskes).
Muhamad Alif Gifari (21), seorang mahasiswa asal Depok, merasakan langsung kemudahan memperoleh surat keterangan sehat dan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya berkat keikutsertaannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Diketahui Alif sudah terdaftar sebagai peserta JKN ikut tanggungan orang tuanya sejak masa ia bersekolah dulu. Rabu (11/06).
“Waktu itu saya dapat informasi dari biro travel bahwa salah satu syarat administrasi keberangkatan umrah adalah memiliki surat keterangan sehat yang menyatakan bahwa saya tidak memiliki penyakit menular dan dalam kondisi fit untuk menjalani perjalanan panjang untuk ibadah. Saya cukup datang ke faskes terdekat dan semua prosesnya bisa dilakukan dengan menggunakan Program JKN. Saat itu dilakukan pemeriksaan fisik seperti tekanan darah, suhu tubuh serta rekam medik riwayat kesehatan. Tak hanya itu, beberapa faskes juga menyertakan pemeriksaan tambahan seperti rapid test tuberkulosis (TBC), cek fungsi paru, dan vaksinasi, terutama vaksin meningitis yang menjadi syarat mutlak perjalanan umrah,” ujar Alif.
Baca juga: Ardimas: Jangan tunggu sakit dulu, pastikan kepesertaan JKN aktif dari sekarang!
Baca juga: Program JKN mudahkan akses layanan Kesehatan bagi pekerja muda
Menurut Alif, kemudahan untuk mengakses pemeriksaan kesehatan ini bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tetapi juga bentuk perlindungan pribadi dan orang lain selama perjalanan.
Ia menyadari pentingnya memastikan kondisi kesehatan benar-benar stabil sebelum melakukan ibadah yang cukup menguras tenaga. Sebelum hari keberangkatan, Alif sempat mengeluhkan batuk yang datang tiba-tiba.
Tetapi ia tidak panik, karena bisa melakukan penanganan awal ke faskes dimana kepesertaan JKN nya terdaftar. Setelah dilakukan pemeriksaan, Alif diberikan vitamin daya tahan tubuh. Semua tindakan medis hingga obat dan vitamin dijamin oleh Program JKN.
“Umrah itu butuh stamina yang kuat. Kita akan banyak berjalan kaki, berganti iklim, dan tinggal dalam lingkungan ramai. Kalau kondisi kita lemah atau membawa penyakit yang bisa menular, itu berbahaya untuk diri sendiri dan jemaah lain. Oleh karena itu saya sangat bersyukur bisa cek kesehatan dengan mudah dan gratis lewat JKN. Sebelum keberangkatan, saya juga sempat mengeluh batuk menjelang keberangkatan. Tapi karena saya bisa langsung periksa dan cek kondisi paru-paru di rumah sakit pakai jaminan Program JKN, dokter yang menangani memastikan saya tetap bisa berangkat. Kalau tidak punya JKN, mungkin saya akan menunda dulu karena biaya medisnya lumayan juga,” ungkapnya.
Baca juga: Raihan: Terima kasih BPJS Kesehatan, saya bisa berobat tipes dan cabut gigi gratis!
Tak hanya itu, ternyata Alif kembali mengalami flu berat beberapa hari setelah pulang dari ibadah umrohnya di Arab Saudi. Karena sudah menjadi peserta aktif JKN, ia langsung memanfaatkan layanan kesehatan untuk berobat kembali di puskesmas tanpa mengeluarkan biaya apapun.
Penggunaan JKN di faskes terbilang cukup simple, cukup menunjukkan kartu digital dari Aplikasi Mobile JKN saja tanpa perlu membawa dokumen fotokopi lainnya.
Ia pun mengajak generasi muda dan calon jemaah umrah lainnya untuk memperhatikan aspek kesehatan, bukan hanya sebagai syarat formalitas, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab ibadah. Dengan Program JKN, ibadah menjadi aman dan kesehatan tetap terlindungi.
“Sampai pulang pun saya tetap merasa tenang karena tahu saya bisa berobat kapan saja kalau kondisi tubuh drop. Tidak disangka saya mengalami flu kembali pasca perjalanan umrah dan menurut banyak orang itu hal biasa, dan alhamdulillah semua dapat ditangani dengan cepat. Jadi dengan terdaftarnya di Program JKN bisa melindungi kesehataan jamaah baik sebelum keberangkatan dan sesudah kepulangan nantinya. Jangan hanya siapkan paspor dan koper saja, pastikan juga tubuh kita siap. Manfaatkan JKN untuk periksa, buat surat kesehatan, dan jaga diri sebelum, selama, dan sesudah ibadah. Saya sendiri merasakannya sangat membantu,” tutup Alif.
