• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Senin, 15 Desember 2025
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan stok BBM aman jelang Natal dan Tahun Baru

      Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan stok BBM aman jelang Natal dan Tahun Baru

      13 jam lalu

      PPP Jabar saring 3.000 peserta utuk cetak 100 kader ideologis elit

      PPP Jabar saring 3.000 peserta utuk cetak 100 kader ideologis elit

      13 jam lalu

      Momentum bulan Fintech nasional tegaskan pentingnya kolaborasi industri

      Momentum bulan Fintech nasional tegaskan pentingnya kolaborasi industri

      13 jam lalu

      KAI Daop 7 tambah satu rangkaian KA Brantas selama Natal dan tahun baru

      KAI Daop 7 tambah satu rangkaian KA Brantas selama Natal dan tahun baru

      14 jam lalu

      Menteri Ekraf sebut UMKM perkuat fondasi ekonomi nasional

      Menteri Ekraf sebut UMKM perkuat fondasi ekonomi nasional

      14 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      DPRD Kota Bogor sebut Pemkot bantu biaya masuk SMP swasta mulai 2026

      DPRD Kota Bogor sebut Pemkot bantu biaya masuk SMP swasta mulai 2026

      9 jam lalu

      Anggota DPRD Kota Bogor serap aspirasi warga Perumahan Citra Kencana

      Anggota DPRD Kota Bogor serap aspirasi warga Perumahan Citra Kencana

      11 jam lalu

      Wahana satwa temani liburan anak saat Natal dan Tahun Baru di Tangerang

      Wahana satwa temani liburan anak saat Natal dan Tahun Baru di Tangerang

      11 jam lalu

      Pengajian ibu dan anak salurkan donasi peduli bencana Sumatra via LAZISKU

      Pengajian ibu dan anak salurkan donasi peduli bencana Sumatra via LAZISKU

      13 Desember 2025 09:44

      Dishub Bogor waspadai dampak pergerakan 2,9 juta kendaraan saat Natal-Tahun Baru

      Dishub Bogor waspadai dampak pergerakan 2,9 juta kendaraan saat Natal-Tahun Baru

      12 Desember 2025 19:56

      UI kirim tim ahli tangani pemulihan dampak bencana banjir di Sumatera

      UI kirim tim ahli tangani pemulihan dampak bencana banjir di Sumatera

      12 Desember 2025 19:52

      "Police Goes To School" di Depok tingkatkan kesadaran hukum sejak dini para siswa

      "Police Goes To School" di Depok tingkatkan kesadaran hukum sejak dini para siswa

      12 Desember 2025 15:45

      Diskominfo Karawang terima 6.360 aduan masyarakat sepanjang 2025

      Diskominfo Karawang terima 6.360 aduan masyarakat sepanjang 2025

      12 Desember 2025 00:56

      Pemkab Sukabumi umumkan calon empat pimpinan pratama

      Pemkab Sukabumi umumkan calon empat pimpinan pratama

      12 Desember 2025 09:32

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      10 Desember 2025 19:44

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      10 Desember 2025 10:02

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      9 Desember 2025 17:27

      Kadin apresiasi kebijakan Presiden menatap 2026 penuh optimis

      Kadin apresiasi kebijakan Presiden menatap 2026 penuh optimis

      13 Desember 2025 13:49

      Kadin: Indonesia makin menarik di tengah fragmentasi dunia

      Kadin: Indonesia makin menarik di tengah fragmentasi dunia

      12 Desember 2025 17:21

      Harrosa salurkan puluhan ton beras kepada warga Wangunharja Bekasi

      Harrosa salurkan puluhan ton beras kepada warga Wangunharja Bekasi

      12 Desember 2025 10:42

      Rokok ilegal rugikan negara miliaran rupiah dimusnahkan

      Rokok ilegal rugikan negara miliaran rupiah dimusnahkan

      12 Desember 2025 00:59

      DPRD Karawang : Penataan Cikampek dilakukan menyeluruh

      DPRD Karawang : Penataan Cikampek dilakukan menyeluruh

      16 jam lalu

      Pertamina Patra Niaga RJBB raih rekor MURI

      Pertamina Patra Niaga RJBB raih rekor MURI

      16 jam lalu

      Bupati Karawang tekankan pentingnya keterbukaan informasi publik

      Bupati Karawang tekankan pentingnya keterbukaan informasi publik

      13 Desember 2025 05:47

      Polres Subang tangkap 29 tersangka dalam pengungkapan 25 kasus narkoba

      Polres Subang tangkap 29 tersangka dalam pengungkapan 25 kasus narkoba

      12 Desember 2025 01:06

  • Kesehatan
    • Forum ilmiah ulas terapi presisi penyakit saluran cerna dan hati

      Forum ilmiah ulas terapi presisi penyakit saluran cerna dan hati

      7 jam lalu

      Dinkes Agam investigasi penyebab keracunan 11 korban bencana hidrometeorologi

      Dinkes Agam investigasi penyebab keracunan 11 korban bencana hidrometeorologi

      11 jam lalu

      PAPDI Sumbar lakukan pengobatan gratis korban banjir di Pasaman Barat

      PAPDI Sumbar lakukan pengobatan gratis korban banjir di Pasaman Barat

      13 jam lalu

      Pemkab Lombok Timur berikan penghargaan tenaga kesehatan

      Pemkab Lombok Timur berikan penghargaan tenaga kesehatan

      22 jam lalu

      BSI buka Posko Kesehatan di Kantor Cabang Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang

      BSI buka Posko Kesehatan di Kantor Cabang Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang

      13 Desember 2025 21:58

  • Iptek
    • Universitas Mulawarman revitalisasi lagu asli Kalimantan Timur dengan digitalisasi

      Universitas Mulawarman revitalisasi lagu asli Kalimantan Timur dengan digitalisasi

      7 jam lalu

      Universitas Jember jalin kerja sama dengan JLASTU China dalam bidang pertanian

      Universitas Jember jalin kerja sama dengan JLASTU China dalam bidang pertanian

      10 jam lalu

      Komdigi salurkan bantuan internet gratis ke sejumlah sekolah terdampak bencana di Sumut

      Komdigi salurkan bantuan internet gratis ke sejumlah sekolah terdampak bencana di Sumut

      17 jam lalu

      Universitas Brawijaya harap kehadiran Danantara mampu perkuat ekosistem industri

      Universitas Brawijaya harap kehadiran Danantara mampu perkuat ekosistem industri

      23 jam lalu

      Sekjen Kemdiktisaintek beri penguatan literasi publik di Universitas Lambung Mangkurat

      Sekjen Kemdiktisaintek beri penguatan literasi publik di Universitas Lambung Mangkurat

      13 Desember 2025 22:21

  • Artikel
    • 88 tahun LKBN ANTARA, konsisten eksis di tengah krisis

      88 tahun LKBN ANTARA, konsisten eksis di tengah krisis

      8 jam lalu

      Lupa Daratan, cara Ernest Prakasa mengeksplorasi komedi Vino G. Bastian

      Lupa Daratan, cara Ernest Prakasa mengeksplorasi komedi Vino G. Bastian

      11 jam lalu

      Perang opini soal pemengaruh di medsos

      Perang opini soal pemengaruh di medsos

      17 jam lalu

      Di antara peristiwa dan kenangan

      Di antara peristiwa dan kenangan

      22 jam lalu

      DKI Jakarta melangkah maju tuntaskan tuberkulosis

      DKI Jakarta melangkah maju tuntaskan tuberkulosis

      13 Desember 2025 22:23

  • Lingkungan Hidup
    • BKSDA Maluku amankan 9 ekor nuri disembunyikan dalam botol

      BKSDA Maluku amankan 9 ekor nuri disembunyikan dalam botol

      6 jam lalu

      BKSDA Bali gandeng sejumlah LSM reboisasi TWA Gunung Batur

      BKSDA Bali gandeng sejumlah LSM reboisasi TWA Gunung Batur

      8 jam lalu

      Wali Kota Denpasar minta desa adat sukseskan penanganan sampah dengan teba modern

      Wali Kota Denpasar minta desa adat sukseskan penanganan sampah dengan teba modern

      8 jam lalu

      Pameran Fotografi Elang Jawa dan Konservasi Spesies Penting Jawa di Kota Bogor

      Pameran Fotografi Elang Jawa dan Konservasi Spesies Penting Jawa di Kota Bogor

      8 jam lalu

      Tour de Kebun Raya Bogor targetkan penanaman ribuan pohon

      Tour de Kebun Raya Bogor targetkan penanaman ribuan pohon

      11 jam lalu

  • Wisata
    • Pemkab Cianjur kerja sama dengan asosiasi perjalanan wisata siapkan paket wisata

      Pemkab Cianjur kerja sama dengan asosiasi perjalanan wisata siapkan paket wisata

      7 jam lalu

      Duet unik Yuni Shara nyanyi dangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Duet unik Yuni Shara nyanyi dangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      21 jam lalu

      Dari mabuk laut hingga kunyah sereh, totalitas untuk "Comic 8"

      Dari mabuk laut hingga kunyah sereh, totalitas untuk "Comic 8"

      21 jam lalu

      Wamenpar apresiasi LKBN ANTARA promosi budaya Sulawesi lewat Festival Foto Celebes 2025

      Wamenpar apresiasi LKBN ANTARA promosi budaya Sulawesi lewat Festival Foto Celebes 2025

      22 jam lalu

      Pemkab Magetan manfaatkan Natal-tahun baru capai target PAD objek wisata Telaga Sarangan

      Pemkab Magetan manfaatkan Natal-tahun baru capai target PAD objek wisata Telaga Sarangan

      13 Desember 2025 22:28

  • Internasional
    • China sebut AS harus terlebih dahulu lucuti nuklir untuk denuklirisasi

      China sebut AS harus terlebih dahulu lucuti nuklir untuk denuklirisasi

      7 jam lalu

      Menlu tekankan Iran pilih diplomasi serta tidak pernah inginkan perang

      Menlu tekankan Iran pilih diplomasi serta tidak pernah inginkan perang

      11 jam lalu

      Turkiye sebut ISIS tak lagi timbulkan ancaman sistematis, tapi diperalat negara lain

      Turkiye sebut ISIS tak lagi timbulkan ancaman sistematis, tapi diperalat negara lain

      21 jam lalu

      Beijing bertekad tidak biarkan kekuatan sayap kanan Jepang bangkitkan militerisme

      Beijing bertekad tidak biarkan kekuatan sayap kanan Jepang bangkitkan militerisme

      13 Desember 2025 22:25

      1.500 pasukan Belgia disiapkan untuk pengerahan cepat NATO 2026

      1.500 pasukan Belgia disiapkan untuk pengerahan cepat NATO 2026

      13 Desember 2025 19:03

  • Olahraga
    • Juan Cabal antar Juventus taklukkan Bologna 1-0

      Juan Cabal antar Juventus taklukkan Bologna 1-0

      45 menit lalu

      Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

      Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

      7 jam lalu

      Main Penuh, Jay Idzes Bantu Sassuolo Imbangi AC Milan 2-2

      Main Penuh, Jay Idzes Bantu Sassuolo Imbangi AC Milan 2-2

      9 jam lalu

      Marvelo Edgar Xavier raih emas wushu taolu putra gabungan di SEA Games 2025

      Marvelo Edgar Xavier raih emas wushu taolu putra gabungan di SEA Games 2025

      17 jam lalu

      Arsenal menang dramatis 2-1 atas Wolves

      Arsenal menang dramatis 2-1 atas Wolves

      21 jam lalu

  • Foto
    • Pameran Fotografi Elang Jawa dan Konservasi Spesies Penting Jawa di Kota Bogor

      Pameran Fotografi Elang Jawa dan Konservasi Spesies Penting Jawa di Kota Bogor

      Minggu, 14 Desember 2025 21:38

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Rabu, 3 Desember 2025 9:36

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Jumat, 7 November 2025 9:45

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Selasa, 4 November 2025 8:53

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Senin, 3 November 2025 8:17

  • Video
    • KPK minta mahasiswa jadi pelopor budaya antikorupsi

      KPK minta mahasiswa jadi pelopor budaya antikorupsi

      Kamis, 11 Desember 2025 21:25

      Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      Kamis, 11 Desember 2025 15:26

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Rabu, 3 Desember 2025 10:12

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      Selasa, 2 Desember 2025 15:28

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Minggu, 30 November 2025 20:39

Solar bersubsidi jadi napas bagi nelayan Indramayu mencari rezeki

Oleh Fathnur Rohman Jumat, 31 Oktober 2025 16:41 WIB

Solar bersubsidi jadi napas bagi nelayan Indramayu mencari rezeki

Ilustrasi seorang nelayan saat menyiapkan bahan bakar solar untuk perbekalan melaut di Indramayu, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman.

Indramayu (ANTARA) - Perempuan berbaju hijau itu menuntun sepeda tuanya perlahan di jalan becek bekas hujan. Dua jeriken kosong bergoyang di sisi boncengan, beradu dengan spakbor karatan.

Derap langkahnya konstan, sesekali tatapannya menelisik ke dalam tas tangan guna memastikan apakah uangnya cukup untuk membeli perbekalan.

Tempat yang dituju bukanlah pasar, melainkan stasiun bahan bakar umum nelayan (SPBUN) di Indramayu, Jawa Barat, tepatnya di Desa Limbangan.

Waktu menunjukkan pukul 13.28 WIB, pada Selasa (28/10). Langit di Desa Limbangan kala itu menggantung kelabu dan hawa lembap terasa menempel di kulit.

Di halaman SPBUN, seorang pegawai tampak fokus pada pekerjaannya. Tangannya menggenggam nosel pompa, kemudian mengisi beberapa jeriken yang tersusun di lantai semen.

Pegawai saat mengisi solar subsidi ke jeriken nelayan di SPBUN Desa Limbangan, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025). ANTARA/Fathnur Rohman.

 

“Sekarang lebih gampang. Dulu sebelum ada SPBUN, beli solar harus jauh-jauh, jalan kaki ratusan meter untuk beli di pengisian umum,” kata Sarti (39) kepada ANTARA sambil menyeka peluh di keningnya.

Ia menuturkan di desa ini perempuan menjadi garda depan karena mereka yang mengisi, mengangkut dan mengantar bahan bakar minyak (BBM) ke rumah.

Suaminya yang berprofesi sebagai nelayan, tenaganya sudah terkuras setelah seharian melaut. Sehingga dirinyalah yang harus membeli solar di SPBUN.

Sejumput senyum tergurat di wajahnya seusai jeriken terisi penuh. Ia perlahan meninggalkan halaman SPBUN, sementara roda sepedanya menciptakan jejak di tanah yang basah.

 

Penyambung rezeki

Saat jarum jam mengarah pukul 14.31 WIB, sejumlah nelayan baru menepi untuk memarkir perahu. Wajah mereka legam dan terlihat muram, tapi masih sempat berseloroh satu sama lain.

Cariman (50) berdiri di atas perahunya yang mulai lapuk sembari menatap air muara sungai yang keruh, lalu menghela napas panjang.

“Kalau tidak melaut, istri saya bisa cemberut,” ujarnya, setengah bercanda tapi dengan nada yang sungguh saat berbincang dengan ANTARA.

Ia sudah melaut sejak remaja, kini menanggung keluarga besar, yakni dua anak dan empat cucu, dari hasil tangkapan yang tak menentu.

Cariman biasanya sudah berada di dermaga untuk menyiapkan solar, umpan dan bekal makanan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Setelah Subuh, perahu berukuran tujuh meter miliknya mulai berangkat. Waktu pulang umumnya pukul 12.00 WIB siang, terkadang dua jam lebih lama, tergantung hasil tangkapan dan cuaca.

Hasil tangkapan di perairan Limbangan biasanya cumi dan ikan cilik seperti kembung, kempar, serta pirik.

Bulan ini seharusnya musim cumi, tetapi cuaca beberapa hari terakhir tidak bersahabat. Tangkapannya hanya 5 kg, padahal biasanya mencapai 10 kg dan paling banter sekitar 25 kg. Akibatnya penghasilannya turun.

Ketika musim bagus, sekali melaut dirinya bisa mendapatkan uang paling kecil Rp500 ribu dan maksimal Rp800 ribu hingga Rp1 juta.

“Kalau hasil tangkapan nilainya Rp300 ribu, itu berarti tidak cukup menutup biaya operasional,” katanya.

Banyak nelayan di desa tersebut terikat utang pada bakul. Surip, nelayan berusia 40 tahun dan ayah dari satu anak, turut merasakannya.

Ia mengatakan rata-rata utang paling kecil saja Rp30 juta dan terbesar Rp100 juta, yang umumnya digunakan untuk membeli perahu.

Hasil tangkapan pun harus dijual kepada bakul yang sama sebagai jaminan. Surip jadi tak bebas berdagang ke tempat lain, meski harganya mungkin lebih baik.

Polemik tak berhenti pada utang. Jali (25), nelayan muda di Limbangan, mengeluhkan banyaknya sampah yang mengapung di muara karena dapat merusak peralatan.

Pernah suatu kali, baling-baling perahu milik rekannya patah karena tersangkut plastik dampaknya nelayan tersebut tak melaut.

Masalah lain adalah pendangkalan di muara sungai. Perahu berukuran di bawah 10 gross tonnage (GT) sering terjebak dan harus didorong untuk berlayar ke laut lepas.

Di tengah situasi sulit tersebut, Cariman, Surip dan Jali mengakui tak mengalami kendala berarti untuk bahan bakar kapal.

Mereka menilai kehadiran SPBUN di Desa Limbangan sangat membantu, karena bisa menghemat ongkos melaut.

Dulu mereka harus berjalan kaki, meminjam sepeda tetangga, atau menyewa ojek hanya untuk membeli solar di SPBU terdekat yang jaraknya puluhan sampai ratusan meter. Belum lagi antreannya bisa berjam-jam.

Kini SPBUN dengan kode 38.45217 di Desa Limbangan berdiri tepat di dekat muara sungai. Sehingga solar selalu tersedia, harganya stabil dan proses pengisian cepat.

Kemudahan itu terasa nyata. Para nelayan sekarang tak lagi khawatir kehabisan BBM, meski di tengah musim paceklik.

 

Solusi

Ketua Koperasi Produsen Wana Pantai Tiris Carikam, masih ingat betul awal mula berdirinya SPBUN di Desa Limbangan, yang dikelolanya.

SPBUN tersebut didirikan pada 2023, setahun setelah program solar untuk koperasi (solusi) nelayan diluncurkan pemerintah melalui kerja sama lintas instansi.

Carikam mulanya mengelola koperasi yang bergerak di bidang wisata. Namun, keluhan para nelayan soal kesulitan solar mendorongnya mendirikan SPBUN.

“Saya mendapat informasi tentang program solusi dari jejaring Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI),” tuturnya.

Kebutuhan BBM di Desa Limbangan cukup tinggi, setiap nelayan bisa menghabiskan 60 liter solar per hari. Sehingga diputuskan SPBUN dibangun di titik tersebut.

Ia memiliki keyakinan kuat, solar bersubsidi harus sampai ke tangan yang berhak, yaitu nelayan kecil di Desa Limbangan.

SPBUN ini khusus melayani nelayan dengan perahu berukuran di bawah 10 GT. Artinya, kapal di atas batas itu tidak bisa membeli bahan bakar di tempat ini.

Tujuannya agar solar subsidi benar-benar sampai kepada nelayan kecil, yang selama ini rentan terhadap fluktuasi harga dan keterbatasan akses.

Kuota di SPBUN Solusi Desa Limbangan mencapai 5.000 liter per hari. Dari 200 nelayan di desa tersebut baru 160 orang yang terlayani.

Hal ini terjadi karena serapan hariannya hanya 2.000 hingga 2.400 liter, bergantung pada ramai tidaknya aktivitas melaut.

Pengawasan pun berlangsung ketat. Setiap transaksi wajib dilaporkan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sebelum diteruskan ke PT Pertamina (Persero).

Koperasi membatasi pembelian BBM untuk mencegah penimbunan. Setiap nelayan memiliki batas kuota solar, informasi ini tertera dalam barcode yang diterbitkan oleh otoritas terkait.

Barcode itu memuat identitas, kuota, hingga masa berlaku yang bisa diperpanjang. Untuk mendapatkannya, nelayan mesti melalui serangkaian prosedur.

Mereka perlu melapor ke syahbandar, mengurus pas kecil untuk kapal, lalu membuat Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) serta Nomor Induk Berusaha (NIB).

Semua dokumen itu diverifikasi oleh pemerintah desa dan UPTD, sebelum didaftarkan sesuai format dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

SPBUN Limbangan kini menjadi salah satu titik yang masih beroperasi, dari tujuh lokasi pilot project untuk program solusi.

Di tempat ini, harga solar subsidi ditetapkan Rp6.800 per liter. Bagi nelayan angka segitu sangat berarti. Sekali melaut, mereka bisa menghabiskan 40-60 liter solar atau sekitar Rp400 ribu.

Carikam merasa niat membantu lebih penting ketimbang mengejar keuntungan. Ia ingin rezeki nelayan kecil tetap hidup tanpa tercekik biaya BBM.

 

Optimalisasi

Akses energi di pesisir pantai utara Jawa Barat terus diperluas oleh Pertamina. Di wilayah sales area retail Cirebon saja, telah beroperasi delapan SPBUN hingga Oktober 2025.

Letaknya tersebar di Indramayu serta Kota dan Kabupaten Cirebon. Saat ini rata-rata penyaluran BBM di setiap lokasi sekitar 8-16 kiloliter per hari.

Fungsi SPBUN adalah menyalurkan BBM resmi dari Pertamina untuk para nelayan, dengan kualitas dan kuantitas solar yang terjamin.

“Dengan lokasi di pelabuhan perikanan hingga kampung pesisir, nelayan tak lagi kesulitan untuk mengisi solar,” kata Sales Branch Manager Cirebon I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Novan Reza Pahlevi.

Pertamina menerapkan sistem pengawasan berlapis untuk menjaga agar bahan bakar bersubsidi tersalurkan tepat sasaran. Setiap pembelian di SPBUN wajib disertai surat rekomendasi resmi.

Novan mengatakan dokumen tersebut, menjadi bukti pembeli merupakan nelayan aktif penerima subsidi.

Seluruh transaksi pun tercatat dalam sistem digitalisasi, agar volume dan waktu penyaluran sesuai dengan data rekomendasi.

Bila ditemukan pelanggaran, pihaknya memberikan sanksi pembinaan kepada pengelola SPBUN terkait.

Dari delapan SPBUN yang beroperasi di wilayah Cirebon, enam di antaranya berbadan hukum koperasi dan dikelola langsung oleh kelompok nelayan setempat.

Model kemitraan ini, kata Novan, memperkuat ekonomi pesisir dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan energi.

Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyiapkan sarana penyimpanan dan armada distribusi yang memadai, untuk menjaga suplai bagi nelayan tetap lancar setiap hari.

Selain penyaluran, pihaknya bersama pemerintah mendorong program konversi dari BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) atau LPG bagi nelayan di beberapa wilayah, untuk mendukung penggunaan energi yang lebih efisien.

Upaya tersebut menjadi ikhtiar dari transisi menuju bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

 

Atensi

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah nelayan dan juragan di Indramayu sekitar 42.514 orang dengan banyaknya kapal diperkirakan mencapai 6.106 unit pada 2024.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu, Dedi Aryanto, menilai penataan BBM subsidi sudah berjalan baik dan kebijakan ini perlu terus dijaga agar hak nelayan kecil tidak tergerus.

Menurutnya, kapal di atas ukuran 30 GT memang seharusnya menggunakan solar industri. Namun buruh nelayan di kapal besar tetap harus mendapat perhatian.

Di Indramayu, sistem pengupahan nelayan masih berbasis bagi hasil, bukan gaji tetap. Akibatnya, ketika tangkapan menurun, penghasilan buruh ikut menipis.

Dedi berharap ada kebijakan yang lebih seimbang, misalnya melalui skema cashback atau potongan harga bagi nelayan besar yang tetap menyerap tenaga kerja lokal.

Ia menyebutkan sekitar 80 persen biaya operasional melaut berasal dari BBM. Kenaikan harga sedikit saja akan langsung menekan pendapatan mereka.

Banyak kapal besar dari Indramayu berlayar berbulan-bulan untuk mencari ikan, sehingga BBM harus digunakan secara cermat.

Kondisi itu, kata dia, menjadi alasan mengapa kebijakan BBM bagi sektor perikanan perlu dirumuskan lebih matang.

Di tingkat pusat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada nelayan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) KKP Lotharia Latif menegaskan, pemerintah selalu membuka ruang dialog dengan para pelaku dan organisasi nelayan.

Hal ini agar pemerintah dapat menyerap aspirasi untuk memperbaiki kebijakan yang belum tepat, termasuk keberlanjutan subsidi bagi nelayan kecil.

Berangkat dari situ, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai digarap oleh pemerintah pada 100 lokasi, lalu bertambah jadi 1.000 lokasi secara bertahap.

KNMP merupakan kawasan terpadu untuk menunjang aktivitas nelayan, dengan disediakan fasilitas penting lainnya, termasuk SPBUN.

Kebijakan tersebut dapat menyokong sektor perikanan tangkap, yang selama ini telah berkontribusi terhadap perekonomian khususnya nelayan.

Hasil tangkapan ikan secara nasional dari nelayan sekitar 7 juta ton sepanjang 2024. Sedangkan pada Oktober 2025 ini, angkanya berada di kisaran 5 juta ton.

Lotharia meyakini sejauh niatnya tulus membantu nelayan, semua upaya tersebut bisa membawa dampak baik.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama agar hasilnya nyata bagi nelayan,” cetusnya.

Intinya secuil kisah tentang SPBUN di Desa Limbangan, Indramayu, tadi telah menunjukkan bagaimana kebijakan pusat bisa menyentuh akar persoalan di pesisir.

Koperasi kecil menjaga pasokan solar agar tetap mengalir, sementara nelayan terus bertahan melawan ketidakpastian laut.

Semua berpaut pada satu hal, yakni agar perahu kecil milik nelayan tetap bisa berangkat setiap pagi.

Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Memartabatkan Kampung Eretan Kulon Indramayu Jawa Barat

Memartabatkan Kampung Eretan Kulon Indramayu Jawa Barat

23 Februari 2025 16:02

Pemerintah bangun "cold storage" ikan berkapasitas 300 ton di Indramayu

Pemerintah bangun "cold storage" ikan berkapasitas 300 ton di Indramayu

23 Mei 2022 13:11

Kapal terbalik, empat nelayan Indramayu hilang di perairan Karawang

Kapal terbalik, empat nelayan Indramayu hilang di perairan Karawang

12 Februari 2019 22:05

Menangkap Ikan Gunakan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Menangkap Ikan Gunakan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

13 Desember 2015 16:31

Pemerintah terbitkan 542 ribu surat rekomendasi BBM subsidi tepat sasaran

Pemerintah terbitkan 542 ribu surat rekomendasi BBM subsidi tepat sasaran

23 Oktober 2025 14:11

Kebakaran Kendaraan di SPBU Cimahi, Pertamina minta konsumen bijak gunakan BBM subsidi

Kebakaran Kendaraan di SPBU Cimahi, Pertamina minta konsumen bijak gunakan BBM subsidi

12 Oktober 2025 19:27

Kolaborasi Pertamina dan swasta soal BBM non-subsidi tetap lanjut pada 2025

Kolaborasi Pertamina dan swasta soal BBM non-subsidi tetap lanjut pada 2025

8 Oktober 2025 06:34

Anggota DPR RI pastikan stok dan distribusi BBM subsidi untuk petani dan nelayan cukup

Anggota DPR RI pastikan stok dan distribusi BBM subsidi untuk petani dan nelayan cukup

20 September 2025 19:11

Terpopuler

Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Lima daerah ikut Konfercab PDIP di Kabupaten Bekasi

Lima daerah ikut Konfercab PDIP di Kabupaten Bekasi

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

12 mobil pemadam diterjunkan atasi kebakaran gudang besi tua di Bandung Kulon

12 mobil pemadam diterjunkan atasi kebakaran gudang besi tua di Bandung Kulon

Top News

  • Juan Cabal antar Juventus taklukkan Bologna 1-0

    Juan Cabal antar Juventus taklukkan Bologna 1-0

    45 menit lalu

  • Danrem Lilawangsa-Aceh bantah keras tuduhan prajurit TNI rampas bantuan bencana

    Danrem Lilawangsa-Aceh bantah keras tuduhan prajurit TNI rampas bantuan bencana

    47 menit lalu

  • BKSDA Maluku amankan 9 ekor nuri disembunyikan dalam botol

    BKSDA Maluku amankan 9 ekor nuri disembunyikan dalam botol

    6 jam lalu

  • China sebut AS harus terlebih dahulu lucuti nuklir untuk denuklirisasi

    China sebut AS harus terlebih dahulu lucuti nuklir untuk denuklirisasi

    7 jam lalu

  • Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

    Pembalap Awhin Sanjaya tewas akibat kecelakaan dalam final Sumatera Cup Prix

    7 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA