Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief mendukung penuh target Presiden Prabowo Subianto mendirikan 500 Sekolah Rakyat selama masa kepemimpinannya pada periode 2024–2029, terutama di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).
“Kami tentu mendukung rencana Presiden Prabowo untuk memperluas sasaran Sekolah Rakyat, terutama di daerah terluar, tertinggal dan terdepan," kata Habib kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Untuk memastikan pendirian Sekolah Rakyat tepat sasaran, Habib mengingatkan pentingnya untuk terus dilakukan evaluasi, baik secara akademik maupun sosial. Dia menilai keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kebutuhan mendesak bagi anak-anak kurang mampu, khususnya di kawasan 3T.
“Kebijakan Presiden untuk membangun 500 Sekolah Rakyat di kawasan 3T harus mendapat dukungan penuh. Kawasan 3T harus dipastikan mendapatkan akses pendidikan, termasuk keberadaan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Habib mengungkapkan hingga saat ini telah berdiri 100 Sekolah Rakyat, dan pada akhir tahun akan bertambah 65 titik, sehingga menjadi 165 Sekolah Rakyat.
“Ratusan Sekolah Rakyat ini bisa menjadi bahan evaluasi, baik terkait penyelenggaraan maupun menilai capaian peserta didik,” katanya.
