Tianjin (ANTARA) - Presiden Xi Jinping mengatakan China berencana untuk fokus pada tindakan nyata khususnya di bidang ekonomi untuk memastikan perkembangan "Shanghai Cooperation Organization" (SCO) yang lebih baik.
"Ke depannya, China berencana untuk melaksanakan 100 proyek 'kecil dan indah' di negara-negara anggota yang membutuhkan. China akan memberikan hibah sebesar 2 miliar yuan (sekitar Rp4,6 triliun) kepada negara-negara anggota SCO tahun ini," kata Presiden Xi dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SCO di Tianjing pada Senin (1/9).
Hadir kepala negara dan pemerintahan dari 10 negara anggota tetap SCO yaitu China, Rusia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, India, Pakistan, Iran dan Belarus.
Selain itu, China akan memberikan pinjaman tambahan sebesar 10 miliar RMB (sekitar Rp23 triliun) kepada bank-bank anggota Konsorsium Antarbank SCO selama tiga tahun ke depan.
Untuk dapat mengembangkan SCO, Presiden Xi mengajak agar negara-negara anggota organisasi itu meneruskan Semangat Shanghai yang pertama kali dikemukakan pada 2001.
Pertama, harus mencari titik temu sambil mengesampingkan perbedaan, semua negara anggota SCO adalah sahabat dan mitra. "Kita harus menghormati perbedaan, menjaga komunikasi strategis, membangun konsensus, dan memperkuat solidaritas serta kolaborasi," kata Presiden Xi.
Kedua, SCO harus mengejar manfaat bersama dan hasil yang saling menguntungkan sehingga perlu menyelaraskan strategi pembangunan kita dengan lebih baik dan mendorong implementasi berkualitas tinggi dari Inisiatif Sabuk dan Jalan.
Ketiga, perlu terus memperjuangkan keterbukaan dan inklusivitas.
Keempat, SCO harus menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan dengan menjaga sistem internasional yang berpusat pada PBB dan mendukung sistem perdagangan multilateral dengan WTO sebagai intinya.
Kelima, SCO harus mengupayakan hasil nyata dan efisiensi tinggi, meningkatkan pemanfaatan sumber daya, dan meningkatkan pembangunan kapasitas untuk memperbaiki struktur kelembagaannya serta menjadikan pengambilan keputusannya lebih ilmiah dan tindakannya lebih efisien.
