Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa PT Pertamina (Persero) menjadi motor penggerak utama transformasi menuju sistem energi yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan dalam agenda penandatanganan kerja sama strategis antara Kementerian PPN/Bappenas dengan Pertamina untuk memperkuat komitmen mencapai target Net Zero Emission (NZE) Pertamina, sejalan dengan Astacita pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045
“Pertamina menempati posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional, mendorong transisi menuju energi bersih, sekaligus memperluas akses energi hingga ke seluruh pelosok negeri,” katanya di Jakarta, Rabu.
Kerja sama ini mencakup percepatan transisi energi menuju energi terbarukan, penguatan infrastruktur distribusi energi, pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).
Pihaknya akan memastikan keselarasan program ini dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang telah memasukkan target penurunan emisi gas rumah kaca.
