Jakarta (ANTARA) - Ajang pameran Indonesia Brand & Business Opportunity Show (IBOS EXPO) 2026 yang mempertemukan calon mitra usaha dengan berbagai peluang bisnis, seperti distribusi, keagenan, reseler, kemitraan, franchise, kerja sama maklon, hingga business support resmi dibuka.
Pameran yang digelar mulai tanggal 17-18 Januari 2026, di Grand Galaxy Park (GGP), Bekasi Jawa Barat ini menghadirkan lebih dari 70 brand & peluang bisnis, yang merupakan brand-brand dengan model bisnis distribusi, keagenan, reseler, kemitraan, franchise, kerja sama maklon, hingga business support yang siap dikembangkan.
CEO INFOBRAND.ID, Susilowati Ningsih, di Bekasi, Minggu menyampaikan bahwa momentum 2026 menjadi waktu yang tepat bagi brand lokal untuk melangkah lebih jauh. Pasalnya saat ini brand lokal sudah dipercaya dan menjadi pilihan utama masyarakat.
“Tantangannya adalah bagaimana kepercayaan itu diterjemahkan menjadi pertumbuhan nasional melalui jaringan distribusi dan kemitraan yang kuat. Inilah esensi dari tema Scale Up Your Brand: Rahasia Brand Lokal Jadi Pemain Nasional,” jelasnya.
Oleh karenanya, dia berharap, melalui IBOS EXPO 2026, dia berharap semakin banyak brand lokal berani membuka peluang kolaborasi, sekaligus semakin banyak mitra usaha di berbagai daerah yang mendapatkan akses pada brand-brand berkualitas dan siap dikembangkan.
Dalam pameran ini, kata dia lagi, pihaknya menargetkan jumlah pengunjung mencapaikurang lebih 5.000 pengunjung, yang terdiri dari calon mitra usaha, pelaku distribusi, entrepreneur daerah, investor, hingga masyarakat yang ingin memulai usaha.
Pasalnya, lanjut dia, beragam rangkaian acara menarik menghiasi IBOS EXPO 2026, seperti Brand Indonesia Summit, Entrepreneur Summit, BizTalk Bincang Peluang Bisnis, serta Awarding seperti Top Opportunity Choice Award dan Top Entrepreneur Choice Award.
Top Opportunity Choice Award 2026 sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan bergengsi yang diberikan kepada brand-brand peluang bisnis franchise, kemitraan, dan distribusi yang dinilai unggul dan menjadi pilihan calon mitra berdasarkan tiga parameter utama: Brand Popularity Aspect, Brand Interest Aspect, dan Business Opportunity Choice Intention Aspect.
Sementara itu, TOP Entrepreneur Choice Award diberikan kepada entrepreneur Indonesia yang menunjukkan prestasi dalam membangun dan mengembangkan usaha berdasarkan aspek konsep bisnis, pengakuan, serta dampak bisnis yang dihasilkan.
“Rangkaian ini dirancang untuk memperkuat pemahaman bahwa scale up brand tidak hanya soal ekspansi, tetapi juga kesiapan sistem, strategi, dan ekosistem pendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia (ABI), Tri Raharjo, menyoroti menguatnya kepercayaan konsumen terhadap brand lokal. Berdasarkan berbagai survei konsumen sepanjang 2025, mayoritas masyarakat Indonesia semakin memilih dan bangga menggunakan produk lokal.
Pewarta: AntaraEditor : Feru Lantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.