Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Doel Karno meminta seluruh alat berat untuk pengendalian banjir di Jakarta dipasang perangkat pelacak (tracking) agar keberadaannya dapat diketahui sehingga penanganan banjir bisa lebih optimal.
"Saya minta kepala Plt SDA semua alat haru pakai tracking dan online ke kantor saya agar semua bisa terpantau," kata Bang Doel usai apel "Siap Siaga Jakarta" di Jakarta, Minggu.
Bang Doel meminta seluruh jajaran Dinas Sumber Daya Air agar terus menguatkan perannya untuk memastikan alat berat, dump truck, pompa mobile, dan pompa portabel berfungsi dengan baik.
Begitu juga dengan peralatan pendukung lainnya dapat beroperasi dengan baik untuk mempercepat proses normalisasi aliran air di berbagai lokasi rawan banjir.
Pemerintah harus bergerak dalam mengantisipasi terjadinya banjir dengan cara mengangkut sedimen yang ada di 13 aliran sungai, waduk dan bendungan yang ada di Jakarta.
"Itu dilema di Jakarta, semua harus dilakukan setiap harinya," kata dia.
Ia mengatakan dalam apel "Siap Siaga Jakarta" terdata 122 unit alat berat yang akan digunakan untuk pengerukan dan 84 unit untuk pengerjaan fisik dalam penanganan banjir.
Baca juga: Subang kerahkan 11 truk dan dua alat berat tangani sampah di TPS Pujasera
Baca juga: Kabupaten Bekasi siagakan alat berat antisipasi bencana
Baca juga: Bupati Karawang turunkan alat berat milik pribadi perbaiki akses gerbang tol
