Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Hartanto menuturkan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Korea Selatan secara cepat berkoordinasi untuk mengidentifikasi para korban yang tewas pada insiden tersebut. Tiga jenazah ABK yang telah berhasil dipulangkan adalah Safrudin, Maulana Mansyur dan R. Arie Permana.
“Setelah mendengar kabar tersebut, kami segera melakukan koordinasi dengan Atase Perhubungan KBRI di Korea Selatan dan otoritas berwenang di Korea Selatan, untuk memastikan pemulangan 3 (tiga) jenazah ke tanah air," kata Hartanto dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Baca juga: ABK meninggal saat berlayar di Samudera Hindia karena sakit
Ia mengungkapkan Kemenhub, Direktorat Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri dan Perusahaan manning agency pemegang Surat Izin Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK) turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang terjadi kepada para awak kapal MV.2 HESIN.
Menindaklanjuti hal tersebut, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan siap mengawal dan memfasilitasi pihak ahli waris untuk mendapatkan hak-hak dari pelaut tersebut sesuai dengan yang tertera dalam perjanjian kerja laut.
"Perusahaan manning agency sudah kami panggil bersama keluarga korban serta dari Kementerian Luar Negeri agar seluruh hak-hak pelaut dapat segera dipenuhi oleh pemilik kapal" tambahnya.
Hal ini, lanjut Hartanto, sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Indonesia dalam melindungi dan memperjuangkan hak-hak para pelaut Indonesia yang bekerja di kapal-kapal internasional.
Jenazah dipulangkan ke tanah air dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (terminal kargo) pada tanggal 16 Maret 2024 pukul 15.30 WIB.
Acara penjemputan jenazah di bandara dihadiri secara langsung oleh perwakilan Duta Besar Korea Selatan, perwakilan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, para perusahaan Manning agency pemegang SIUPPAK, BP2MI, serta pihak keluarga para almarhum.
Pewarta: Ahmad WijayaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.