Bandarlampung (ANTARA) - Kelompok Kemitraan Cempaka, di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung mendapatkan pelatihan pengembangan dan pemasaran produk hasil hutan bukan kayu (HHBK), di Bandarlampung, Selasa, (16/04/2019).
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Syaiful Bachri menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai Workshop itu mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok kemitraan cempaka, khususnya dalam pengolahan dan pemasaran produk hasil hutan, sehingga dapat meningkatkan harga jual produk, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan penghasilan.
"Saya berterima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan yang telah menetapkan Kelompok Kemitraan Cempaka di KPH Batutegi sebagai satu di antara tiga lokasi AFoCO Regional Project yang memasuki tahun keempat," kata Syaiful lagi.
Dilaksanakan di tiga negara
Dalam sambutan pembukaannya, Kapuslitbang Hutan KLHK, Kirsfianti L Ginoga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan AFoCO Regional Project Component 3: Facilitating the Parcipatory Planning of Community Based Forest Management Using Geographic Information System and Remote Sensing Technology in Forest Resources Management.
Kegiatan itu, katanya lebih lanjut, dilaksanakan di tiga negara, yaitu Filipina, Thailand, dan Indonesia. Khusus di Indonesia dilaksanakan di tiga lokasi provinsi, yaitu Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, dan Provinsi Lampung.
Pada workshop saat ini membekali para pesertanya dengan dua materi Pengemasan Produk dan Branding oleh GO UKM, dan Keamanan Pangan dan Sertifikasi IPRT oleh Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung.
"Harapannya, pengembangan livelihood berbasis hijau, yang berarti ramah lingkungan, memberi nilai tambah yang optimal kepada sumberdaya alam, melibatkan inovasi, serta menerapkan prinsip green product," ungkap Kirsfianti L. Ginoga Kapuslitbang Hutan. (*/RLs/Humasprov Lampung/ANT-BPJ).
Pelatihan Pengembangan dan Pemasaran Produk Hasil Hutan Bukan Kayu Di Lampung
Kamis, 18 April 2019 17:05 WIB
Para peserta pelatihan pengembangan dan pemasaran produk hasil hutan bukan kayu (HHBK) Kelompok Kemitraan Cempaka, di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, di Bandarlampung. (Megapolitan.Antaranews.Com/Humas Pemprov Lampung).
Kegiatan itu, dilaksanakan di tiga negara, yaitu Filipina, Thailand, dan Indonesia. Khusus di Indonesia dilaksanakan di tiga lokasi provinsi, yaitu Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, dan Provinsi Lampung.
