Kabupaten Bogor (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bogor 9 di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi beroperasi dan mulai melayani sekitar 1.800 penerima manfaat sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peresmian operasional SPPG tersebut dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, antara lain Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, serta jajaran pemerintah daerah dan TNI pada Senin.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan SPPG Cibungbulang merupakan salah satu dari 12 SPPG yang dikelola Polres Bogor untuk mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan launching operasional SPPG Polres Bogor 9 di Cibungbulang. SPPG ini melayani sekitar 1.800 penerima manfaat dan besok sudah mulai beroperasi,” kata Wikha.
Baca juga: BGN hentikan operasional sejumlah SPPG terkait persoalan kualitas makanan pada MBG
Ia menjelaskan dari total 12 SPPG yang dikelola Polres Bogor, sebanyak enam unit ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap dalam waktu dekat. Sebelumnya dua SPPG telah berjalan di wilayah Sukahati dan Ciseeng, disusul unit lainnya di Cibungbulang, Klapanunggal, dan Sukaraja.
Menurut Wikha, dapur SPPG yang dikelola Polri memiliki kekhasan tersendiri, yakni penerapan uji kelayakan makanan atau food test oleh personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Bogor sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Setiap makanan akan dilaksanakan food test terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan dan kesehatan sebelum dibagikan kepada para pelajar, ibu hamil, lansia, dan balita,” ujarnya.
Baca juga: Kadin dan Polres Bogor perketat higienis SPPG cegah keracunan MBG
Wikha berharap operasional seluruh SPPG di wilayah Kabupaten Bogor berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung keberhasilan program nasional yang dicanangkan pemerintah.
Sementara itu Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung penuh operasional SPPG sebagai bagian dari gerakan negara dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.
Ia menuturkan program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang kerja serta menggerakkan sektor pertanian dan peternakan lokal melalui kebutuhan bahan pangan dapur SPPG.
Baca juga: SPPG Laladon Bogor pastikan selektif pilih bahan baku agar MBG aman dikonsumsi
“Program ini adalah gerakan negara yang harus kita dukung bersama. Kami bersama Polres, Kodim, dan DPRD, akan melakukan pemantauan agar standar pelayanan dan kualitas makanan tetap terjaga,” kata Rudy.
Pada masa Ramadhan, distribusi makanan menyesuaikan petunjuk teknis dengan menyiapkan makanan kering yang dapat dikonsumsi siswa setelah pulang sekolah.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026