Samarinda (ANTARA) - Kota Samarinda bersiap merebut peluang emas untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi Piala AFF U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, di Samarinda, Rabu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
Menurutnya, peluang Samarinda menjadi lokasi turnamen sepak bola kelompok umur Asia Tenggara ini sangat terbuka lebar, meski ada sejumlah parameter yang wajib dipenuhi.
"Beberapa waktu lalu saya sudah berbicara dengan Sekjen PSSI. Tentu ada beberapa catatan penilaian yang harus kita penuhi untuk resmi ditunjuk sebagai tuan rumah," ujar Muslimin.
Ia mengungkapkan, keseriusan PSSI untuk melaksanakan turnamen tersebut di Samarinda, dibuktikan dengan kunjungan tim verifikasi ke lapangan guna meninjau kelayakan fasilitas olahraga di "Kota Tepian".
Stadion Segiri yang berlokasi strategis di pusat kota menjadi opsi utama, sementara Stadion Utama Kaltim di Palaran disiapkan sebagai alternatif pendukung.
“Tim PSSI sudah datang melihat kesiapan kita secara langsung. Namun, hasil survei masih kita tunggu, apakah sudah layak atau perlu evaluasi,” tambahnya.
Baca juga: Indonesia lolos ke babak final ASEAN Boys' U-16 Futsal Championship 2025 di Thailand
Baca juga: Timnas putri Indonesia kalah telak 0-7 dari Thailand
Muslimin menegaskan Pemkot Samarinda pada prinsipnya sangat siap mengemban tanggung jawab internasional ini. Namun, koordinasi lebih lanjut antara PSSI, Wali Kota, dan tim teknis di lapangan masih terus dimatangkan.
Selain Samarinda, Kota Balikpapan dengan Stadion Batakan juga masuk dalam radar PSSI sebagai lokasi pendamping.
Musmilin menegaskan, hadirnya turnamen ini diyakini tidak hanya membangkitkan gairah sepak bola lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak sektor pariwisata di daerah.
