Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengingatkan tantangan Indonesia berprestasi di Asian Para Games 2026 saat ditemui Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games (APG) 2025 Reda Mantovani."
Kita tidak ingin terus terlena akan hasil yang lalu, karena ajang besar Asian Para Games telah menanti," kata Erick Thohir dalam pertemuan di Jakarta, Rabu.
Kontingen Merah Putih meraih kesuksesan besar pada APG 2025 di Thailand selama 20-26 Januari memborong 135 emas untuk menghuni peringkat kedua di klasemen akhir.
Menpora mengatakan bahwa kesuksesan itu berkat kerja keras keras bersama dan kekompakan yang terjalin antara atlet, pelatih, ofisial dan CdM sebagai pemimpin kontingen.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Reda Mantovani yang menuntaskan tugasnya sebagai CdM di APG 2025 dengan sukses.
"Dengan kepemimpinan beliau, kontingen kita terus terpacu untuk menjawab tantangan dan mempersembahkan yang terbaik. Pak Reda telah memberikan contoh bahwa komitmen akan berbuah keberhasilan," katanya.
Dia mengatakan bahwa hasil gemilang di APG 2025 menjadi bekal bagi para atlet disabilitas untuk melanjutkan tren positif saat mengikuti Asian Para Games 2026 Oktober mendatang.
Indonesia, kata dia, sudah harus mulai menyiapkan diri untuk menghadapi persaingan dam pesta olahraga atlet disabilitas terbesar di Asia.
"Tak ada waktu lama bersantai, sekarang para atlet kembali lakukan persiapan karena mereka adalah duta bangsa terbaik yang mewakili Indonesia di level Asia," katanya.
Baca juga: Menpora inginkan terobosan pembiayaan rawat fasilitas baru NPC
Baca juga: Menpora Erick Thohir puji Kontingen Indonesia bawa pulang 135 emas dari APG 2025
Menpora menegaskan pemerintah akan selalu mendukung penuh perjuangan para atlet mulai dari proses latihan hingga bertanding membawa nama bangsa di ajang internasional.
Salah satu dukungan dengan hadirnya Paralympic Training Center berstandar internasional di Karanganyar, Jawa Tengah sebagai fasilitas pelatihan yang terpadu, terukur dan berkelanjutan.
"Saya ingin kehadiran pusat pelatihan ini dapat memperkuat kesiapan atlet dalam mengasah kemampuan mereka serta tetap bersemangat dan berprestasi di ajang multi cabang internasional para atlet," katanya.
