Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 15 rumah warga di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalami kerusakan ringan akibat diterjang angin puting beliung, Rabu sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Teguh Abianto, Rabu, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan pendataan dan asesmen awal.

"Hasil sementara ada 15 rumah terdampak. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap, seperti genteng berjatuhan dan asbes rusak," kata Teguh.

Ia memastikan sebagian besar rumah masih dapat ditempati karena kerusakan tergolong ringan.

Baca juga: Bupati Bogor pimpin penanaman 1.000 pohon di kawasan Pakansari usai puting beliung
 

Salah seorang warga, Siti Solekah (59), mengatakan angin kencang datang sekitar pukul 14.30 WIB dari arah barat dan membentuk pusaran sebelum merusak atap sejumlah rumah.

"Anginnya berputar dan berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu baru turun hujan deras," ujarnya.

Menurut Teguh, proses pendataan dan asesmen masih berlangsung dan akan dilanjutkan pada Kamis pagi untuk memastikan jumlah rumah terdampak serta menghitung total kerugian.

"Kami masih lakukan asesmen lanjutan. Data bisa saja bertambah," katanya.

BPBD juga menyiapkan bantuan darurat berupa terpal dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.

Sementara itu, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, kata dia, akan melakukan penghitungan rinci kerusakan untuk pengusulan bantuan material perbaikan.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Puting beliung rusak puluhan rumah di Desa Kotayasa Banyumas pada Jumat sore

Baca juga: Puting beliung melanda Bogor, dua rumah warga tertimpa potongan sayap bangkai pesawat



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026