Jakarta (ANTARA) - Aktivitas kedatangan dan keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur terpantau meningkat menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Sejak beberapa hari terakhir, aktivitas penumpang mulai mengalami peningkatan. Hal ini diperkirakan akan terus bertambah menjelang Imlek dan memasuki bulan Ramadhan," kata Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Revi Zulkarnain di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan data operasional periode hari ini mulai pukul 00.00 WIB hingga 13.00 WIB, tercatat sebanyak 41 unit bus tiba dengan jumlah penumpang mencapai 436 orang.Sedangkan untuk keberangkatan, terdapat 35 unit bus dengan total 368 penumpang.
Peningkatan mobilitas masyarakat mulai terlihat seiring mendekatnya perayaan Imlek dan persiapan mudik awal menjelang Ramadhan.
Baca juga: 1.800 siswa di Aceh Barat gelar pawai obor sambut bulan suci Ramadhan
Baca juga: MBG Depok ubah skema menu program selama Ramadhan
Banyak penumpang memanfaatkan momen ini untuk pulang ke kampung halaman maupun mengunjungi keluarga.
Meski terjadi peningkatan, operasional terminal hingga saat ini terpantau berjalan lancar dan kondusif. Seluruh layanan transportasi tetap beroperasi sesuai prosedur keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Pengelola terminal terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan armada dan penumpang.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus perjalanan pada periode libur dan musim mudik Ramadhan yang diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.
Sementara itu, sejumlah warga mengaku sengaja memanfaatkan momen libur panjang untuk pulang ke kampung halaman lebih awal. Selain menghindari antrean panjang, mereka juga ingin memiliki waktu lebih lama bersama keluarga.
"Saya mudik sekarang karena cuti sudah dapat dan sekalian menyambut Imlek sama keluarga. Nanti pas Ramadhan sudah lebih tenang," kata Jamal (48), salah satu penumpang tujuan Jawa Tengah.
Jamal juga memilih berangkat lebih awal agar terhindar dari lonjakan penumpang dan harga tiket yang lebih mahal.
"Biasanya kalau nunggu mendekati Ramadhan, biasanya tiket susah dan mahal. Jadi sekarang lebih aman," katanya.
