Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah berharap lulusan UI dapat menjadi agen perubahan di masyarakat, mengedepankan nilai-nilai etika, kolaborasi, serta semangat inovasi dalam setiap langkah pengabdian dan profesionalitasnya.

"Para lulusan tidak hanya berbangga atas capaian akademik yang diraih, tetapi juga mampu menjadi insan yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing global," kata Heri Hermansyah di Depok, Jabar, Minggu.

Ia menekankan bahwa gelar akademik merupakan amanah untuk terus belajar, berkontribusi, dan menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan bangsa.

Menurutnya, UI terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agar tembus peringkat 100 dunia sesuai amanah Presiden. Untuk itu, UI memperkuat internasionalisasi, kolaborasi riset, serta pengelolaan dana abadi.

Baca juga: Seskab terima Rektor UI bahas peningkatan daya saing perguruan tinggi
Baca juga: UI siapkan beasiswa khusus mahasiswa terdampak bencana Sumatera


Dalam satu tahun kepemimpinan rektor, dana abadi meningkat signifikan dari Rp193 miliar menjadi Rp260–280 miliar, dengan target Rp1 triliun dalam empat tahun.

UI juga membentuk lembaga khusus untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana abadi secara profesional guna mendukung pendidikan, riset, inovasi, dan beasiswa.

Strategi peningkatan kualitas dilakukan melalui rekrutmen talenta unggul, termasuk dosen diaspora dan peneliti internasional dengan skema professional hire, postdoctoral, tenure, dan tenure track.

UI menyiapkan pendanaan remunerasi yang kompetitif serta infrastruktur riset yang memadai agar mampu menarik dan mempertahankan peneliti bereputasi global. UI juga aktif menggandeng pemerintah dan lembaga pendanaan internasional.

Baca juga: UI imbau sivitas dan masyarakat waspada penipuan mengatasnamakan Rektor UI

Di sisi lain, UI mengembangkan Migrant Center untuk melatih lulusan agar siap bekerja di luar negeri secara profesional, khususnya di bidang kesehatan, hospitality, dan teknik, sehingga meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.

“Melalui Migrant Center, UI memastikan lulusan Indonesia tidak hanya siap bekerja di luar negeri, tetapi hadir sebagai profesional terlatih yang membawa kompetensi, etika, dan reputasi bangsa ke tingkat global,” kata Rektor UI.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga wisudawan atas dukungan yang diberikan selama proses pendidikan.

Ia menegaskan keberhasilan para lulusan merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, keluarga, dosen, dan seluruh ekosistem akademik UI.

Momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk berkarya, menjaga nama baik almamater, serta memberi dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026