Kabupaten Bogor (ANTARA) - Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyatakan proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tambang di wilayah barat Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Ade Ruhandi di Cibinong, Jabar, Sabtu, mengatakan pembangunan jalan tambang saat ini masih berada pada tahapan administrasi, termasuk proses penetapan lokasi (penlok) di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kalau melihat dengan kondisi kemampuan anggaran APBD, pasti tidak akan tuntas pembebasan. Tapi kan bisa keberlanjutan. Mana yang sudah dibebaskan dapat berapa kilometer, itu juga bersamaan dengan perencanaan land clearing maupun pembangunan," kata Ade.
Menurut dia, setelah penetapan lokasi diterbitkan, proses berikutnya adalah appraisal atau penilaian lahan yang akan menjadi dasar pengadaan tanah untuk proyek tersebut.
Baca juga: Bupati Bogor: Proyek jalan tambang tetap dibangun meski izin belum pasti
Ia menjelaskan, setelah appraisal selesai, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan mendelegasikan kewenangan kepada BPN Kabupaten Bogor untuk melanjutkan proses pengadaan tanah.
"Kalau sudah ada penlok, setelah penlok kan tidak langsung bisa pembebasan. Ada appraisal, beres appraisal baru nanti Kanwil BPN mendelegasikan kepada BPN Kabupaten," ujarnya.
Ade mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini masih melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang diperlukan untuk proses penetapan lokasi, mulai dari data kepemilikan tanah hingga verifikasi lahan yang akan dihibahkan.
Baca juga: Dedi Mulyadi kaji keberlangsungan aktivitas tambang di Bogor sebelum bangun jalan khusus
Ia menyebut Bupati Bogor Rudy Susmanto telah meminta seluruh perangkat daerah terkait mempercepat penyelesaian dokumen yang dibutuhkan agar tahapan proyek dapat segera berjalan.
"Minggu lalu Pak Bupati sudah mengeluarkan surat lagi, meminta kepada tim untuk secepatnya melengkapi seluruh administrasi, terutama kepada satuan kerja perangkat daerah yang sudah ditugaskan," katanya.
Selain jalan tambang, Pemkab Bogor juga tengah mengurus penetapan lokasi untuk sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pengembangan wilayah Bogor Timur dan Bogor Barat.
Sementara itu, proyek Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur disebut telah lebih dahulu memperoleh penetapan lokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: Jalan khusus tambang Bogor masuk tahap penetapan lokasi, trasenya sudah ada
Ade menegaskan pembebasan lahan tidak hanya dilakukan pada trase jalan tambang, tetapi juga mencakup sejumlah bidang tanah yang diperoleh melalui mekanisme hibah untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan pembangunan jalan tambang tetap dilanjutkan meski Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih mengkaji keberlangsungan aktivitas pertambangan di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, jalan tersebut akan menjadi infrastruktur strategis yang dapat mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan sekitarnya, terlepas dari keputusan terkait operasional tambang di masa mendatang.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.