Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso membuka perkemahan Sabtu-Minggu Korps Kadet Republik Indonesia (Persami KKRI) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan ini diikuti 500 orang siswa-siswi jenjang SMA, SMK dan MAN dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitar. Pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, menandai dimulainya rangkaian kegiatan pembinaan generasi muda tersebut.
"Persami ini menjadi ajang pembinaan generasi muda dengan fokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan serta penanaman nilai-nilai kebangsaan," kata Danrem di lokasi, Sabtu.
Baca juga: Danrem 051/Wijayakarta kunjungi Kodim Kabupaten Bekasi
Baca juga: Korem 051/Wijayakarta siap kawal program Pemkab Bekasi
Dia mengatakan kegiatan Persami KKRI gelombang 4 tahun 2026 ini bertujuan untuk membina pelajar agar memiliki jiwa nasionalisme, semangat persatuan serta rasa cinta tanah air.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh peserta untuk meningkatkan kemandirian, kebersamaan dan tanggung jawab melalui aktivitas kepramukaan serta pembinaan mental.
Baca juga: Danrem 051/Wijayakarta pimpin evakuasi korban banjir di Kota Bekasi
Pembinaan generasi muda oleh Korem 051/Wkt melalui wadah Persami KKRI ini mencakup sejumlah keterampilan materi seperti PBB/PPM, wawasan Nusantara, Pancasila, sejarah perjuangan bangsa hingga kepemimpinan berwawasan bela Negara.
Kemudian bahaya narkoba, psikologi lapangan atau kegiatan outbound, pengetahuan pionir, pengenalan survival dan api semangat bela negara. Seluruh materi disampaikan sebagai bekal dasar dalam kehidupan bermasyarakat.
"Fokus utamanya adalah membentuk kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan jiwa bela negara kepada seluruh peserta," ucapnya.
Danrem berharap kegiatan ini mampu merubah karakter serta meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda khususnya pelajar SMA/SMK untuk menatap Indonesia Emas 2045 sekaligus sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto.
