Jakarta (ANTARA) - Yamaha Corporation memperkenalkan perangkat audio terbaru yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rapat kecil, produksi musik, podcast, hingga live streaming.
Technical Marketing PT Yamaha Musik Indonesia Distributor (YMID) Gabriel Gunawan menjelaskan, bahwa pasar perangkat audio bukan hanya musisi, tetapi juga live streamer dan content creator.
Di Indonesia lanjut dia bahkan banyak dipakai perusahaan rental dan penyedia audio visual. Permintaannya terus naik, bukan hanya di sini tapi juga global.
"Pengguna butuh perangkat yang mumpuni, tapi tetap terjangkau, terutama untuk kelas entry level,” jelasnya dalam peluncuran digital mixing console seri MGXaudio interface seri URX di kantor Yamaha Musik Indonesia Distributor, Gatot Subroto, Jakarta, Senin (16/2).
Sementara itu Senior General Manager Yamaha Creator & Consumer Audio Division, Takatsuna Maeda menegaskan, perangkat baru ini dirancang untuk membantu para kreator berkembang.
"Kami ingin memberdayakan kreator di berbagai bidang pembuatan konten. Dengan menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan dalam satu ekosistem, kami berharap dapat mendukung kreativitas sekaligus kesuksesan mereka,” paparnya.
Perangkat ini mengedepankan kualitas suara tinggi sekaligus alur kerja yang lebih sederhana, sehingga mudah digunakan oleh kreator pemula maupun profesional.
Produk baru ini juga dapat terhubung dengan berbagai perangkat lunak populer seperti Steinberg, Stream Deck dari Elgato, dan OBS Studio.
Integrasi tersebut membuat proses rekaman maupun siaran langsung menjadi lebih efisien tanpa harus menggunakan banyak perangkat tambahan.
Perangkat mixer terbaru ini merupakan pengembangan dari lini mixer analog yang selama bertahun-tahun menjadi standar industri. Kini fungsinya didigitalisasi, sekaligus dilengkapi audio interface internal dengan dukungan audio multi-channel 32-bit/96 kHz.
Pendekatan tersebut memungkinkan pengguna merekam, mengatur suara, dan menyiarkan konten dalam satu perangkat tanpa konfigurasi rumit.
Sementara itu, perangkat audio interface yang diperkenalkan menawarkan kualitas rekaman profesional dengan dukungan hingga 32-bit/192 kHz, rentang dinamis tinggi, serta tingkat noise sangat rendah.
Fitur mixing, routing, dan pemrosesan sinyal juga sudah terintegrasi sehingga cocok untuk studio rumahan. Beberapa varian bahkan sudah mendukung koneksi video langsung melalui HDMI-USB, memudahkan kebutuhan live streaming dan produksi video tanpa alat tambahan.
Solusi audio terbaru Yamaha juga sempat dipamerkan pada ajang industri musik internasional NAMM Show 2026 di Anaheim, Amerika Serikat. Kolaborasi dengan Steinberg, Elgato, dan OBS menunjukkan arah baru industri audio: perangkat tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem kreator digital.
Dengan workflow yang semakin sederhana, siapa pun kini dapat memproduksi musik, podcast, maupun siaran langsung dengan kualitas profesional dari ruang kerja pribadi.
Pewarta: AntaraEditor : Feru Lantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026