Kota Bogor (ANTARA) - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, menilai pembentukan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama memperkuat upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat di Kota Bogor.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi alias Kiwong saat menghadiri puncak peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama tingkat Kota Bogor di Balai Kota, Selasa.
Kiwong mengatakan kehadiran LPBI NU merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons kebencanaan, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi seperti Kota Bogor.
Ia mengapresiasi pengukuhan satuan tugas LPBI NU Kota Bogor yang dinilai dapat menjadi garda sosial dalam membantu pemerintah daerah menangani bencana, mulai dari tahap mitigasi hingga penanganan darurat.
Selain itu, Kiwong berpesan agar personel LPBI NU terus meningkatkan kapasitas teknis kebencanaan, termasuk pemahaman mitigasi risiko dan penanganan di lapangan, agar mampu bergerak cepat dan tepat saat terjadi bencana.
Menurutnya, perluasan jejaring relawan juga menjadi faktor penting agar keberadaan LPBI NU dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“LPBI NU diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketangguhan bencana di Kota Bogor,” kata politisi dari Partai Persatuan Pembangunan itu.
