Jakarta (ANTARA) - Dalam dunia pendidikan tinggi, pemeringkatan dan penilaian universitas menjadi salah satu rujukan penting untuk memahami kualitas dan karakter sebuah institusi.
Informasi ini membantu calon mahasiswa, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengenali kekuatan universitas, baik dari sisi akademik, lingkungan pembelajaran, maupun kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Pemeringkatan dan sistem penilaian mendorong universitas untuk melakukan evaluasi diri dan peningkatan mutu secara berkelanjutan, seiring dengan standar yang diakui secara internasional.
Salah satu sistem penilaian internasional yang banyak digunakan adalah QS Stars Rating, yang dikembangkan oleh Quacquarelli Symonds (QS).
QS Stars menilai universitas melalui pendekatan komprehensif dan berbasis indikator, dengan tujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja institusi. Penilaian QS Stars mencakup berbagai aspek utama, seperti kualitas pembelajaran (Teaching), kesiapan dan daya serap lulusan (Employability), internasionalisasi lingkungan akademik (Internationalization), fasilitas pendukung pembelajaran (Facilities), serta keberlanjutan dan tata kelola institusi.
Hasil evaluasi tersebut disajikan dalam bentuk peringkat bintang dari 1 hingga 5, yang mencerminkan tingkat pencapaian universitas terhadap standar mutu QS.
Melalui fokus pada aspek-aspek tersebut, QS Stars accreditation membantu memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang kualitas sebuah universitas, tidak hanya dari sisi akademik semata, tetapi juga dari pengalaman mahasiswa dan kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan global.
Bagi universitas, QS Stars berperan sebagai alat benchmarking internasional yang mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan dan transparan.
Sebagai sistem penilaian bertaraf global, QS Stars digunakan oleh berbagai universitas terkemuka dunia. Sejumlah institusi internasional seperti The London School of Economics and Political Science (LSE) dan Lancaster University di Inggris, Pennsylvania State University di Amerika Serikat, Otago University di Selandia Baru, serta Adelaide University di Australia telah meraih QS Stars 5 Stars, mencerminkan pencapaian unggul mereka dalam berbagai aspek penilaian.
Hal ini menunjukkan bahwa QS Stars tidak hanya relevan secara regional, tetapi juga diakui luas sebagai tolok ukur mutu universitas di tingkat internasional.
Berikut 3 universitas Indonesia dengan rating 5 stars berdasarkan QS Stars:
1. President University
President University merupakan universitas internasional yang mengimplementasikan internasionalisasi secara nyata. Berdasarkan jumlah izin belajar yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia, hingga saat ini President University sudah berkali-kali tercatat sebagai universitas dengan jumlah mahasiswa asing penuh waktu terbanyak di Indonesia. Lebih lanjut, keunggulan geografis President University yang terletak di kawasan industri Jababeka membuat proses pembelajaran terintegrasi langsung dengan aktivitas industri multinasional. Lingkungan tersebut memastikan bahwa materi pembelajaran yang diberikan selalu relevan dengan kebutuhan dunia industri global.
Keterkaitan President University dengan dunia industri bersifat struktural dan berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa lokal maupun internasional tidak hanya dapat memperoleh pemahaman teoritis di dalam kelas, tetapi juga terpapar pada dinamika kerja global dan praktik profesional lintas budaya. Interaksi multikultural yang terbangun memperkaya pengalaman akademik mereka secara menyeluruh. Mempersiapkan mereka untuk meniti karir professional.
Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama menjadi salah satu kekuatan President University. Bahasa Inggris diterapkan dalam seluruh kegiatan akademik sebagai bahasa kerja sehari-hari, sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif bagi mahasiswa lokal maupun internasional. Pendekatan ini mendorong terbentuknya kolaborasi global sejak awal masa studi.
2. Bina Nusantara University (BINUS)
BINUS University memiliki keunikan utama pada kemampuannya mengelola pendidikan tinggi berbasis teknologi dalam skala besar dengan konsistensi yang tinggi. Dengan jaringan kampus yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, BINUS menunjukkan kapasitas institusional yang kuat dalam mengintegrasikan sistem akademik modern, tata kelola berbasis teknologi, dan kurikulum adaptif.
Keunggulan BINUS terletak pada kecepatan dan ketepatannya dalam merespons perkembangan teknologi, khususnya pada bidang kecerdasan buatan, data science, keamanan siber, dan bisnis digital. Kurikulum yang diterapkan bersifat dinamis dan berorientasi pada kebutuhan industri, sehingga lulusan BINUS memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan pasar kerja global.
Selain itu, BINUS menerapkan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada hasil. Melalui berbagai program pengayaan, pemagangan industri, dan jalur karier terstruktur, mahasiswa diarahkan untuk memiliki kesiapan profesional sebelum menyelesaikan studi.
3. Telkom University
Telkom University menempati posisi strategis sebagai universitas yang berfokus pada pengembangan riset terapan dan inovasi teknologi. Keunikan Telkom University berakar pada sejarah institusionalnya sebagai hasil penggabungan beberapa lembaga pendidikan di bidang teknologi, manajemen, dan vokasi, serta keterkaitannya dengan ekosistem industri telekomunikasi nasional.
Berbeda dengan pendekatan riset yang berorientasi semata pada publikasi ilmiah, Telkom University mengarahkan kegiatan riset pada pengembangan solusi praktis, produk inovatif, dan teknologi yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh industri.
Keberadaan fasilitas pendukung seperti Bandung Techno Park memperkuat peran Telkom University sebagai pusat inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.
Kedekatan struktural dengan Telkom Group memberikan Telkom University akses terhadap permasalahan industri berskala nasional, standar profesional yang tinggi, serta peluang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi strategis. Hal ini menjadikan Telkom University unggul dalam penguatan keterkaitan antara pendidikan, riset, dan kebutuhan industri.
Setelah membahas universitas-universitas di Indonesia yang berhasil meraih QS 5 Stars, penting untuk melihat capaian institusi lain yang juga menunjukkan kualitas dan konsistensi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi:
1. Universitas Ciputra Surabaya – 4 Stars
Universitas Ciputra Surabaya didirikan pada tahun 2006 oleh Ciputra Group. Universitas ini dikenal dengan fokus kuat pada kewirausahaan dan pengembangan entrepreneurial mindset di seluruh program studinya. Kurikulumnya dirancang untuk mendorong mahasiswa menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja.
2. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) – 4 Stars
Universitas Multimedia Nusantara didirikan pada tahun 2006 oleh Kompas Gramedia. UMN dikenal sebagai universitas yang berfokus di bidang komunikasi, media, teknologi informasi, dan industri kreatif. Kampus ini memiliki reputasi kuat dalam pengembangan talenta digital dan media berbasis teknologi.
3. Universitas Tarumanagara – 4 Stars
Universitas Tarumanagara didirikan pada tahun 1959 dan merupakan salah satu universitas swasta tertua di Indonesia. UNTAR memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia sejak masa awal kemerdekaan.
4. Atma Jaya Catholic University of Indonesia – 3 Stars
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya didirikan pada tahun 1960 di Jakarta. Universitas ini dikenal dengan pendidikan yang menekankan pendidikan berbasis nilai humanisme, etika, dan tanggung jawab sosial.
5. Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS Bandung) – 3 Stars
Institut Teknologi Nasional Bandung didirikan pada tahun 1972. ITENAS dikenal sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pendidikan teknik, arsitektur, dan desain. Institusi ini berkontribusi dalam pengembangan tenaga profesional di bidang rekayasa dan teknologi terapan.
6. Universitas Amikom Yogyakarta – 3 Stars
Universitas Amikom Yogyakarta didirikan pada tahun 1994. Universitas ini dikenal sebagai kampus unggulan di bidang teknologi informasi, animasi, dan industri kreatif digital. AMIKOM juga dikenal aktif mengembangkan startup dan ekosistem ekonomi kreatif.
7. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) – 3 Stars
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) didirikan pada tahun 1956 di Salatiga, Jawa Tengah. UKSW dikenal sebagai Indonesia Mini karena keberagaman mahasiswa dari berbagai daerah dan latar belakang budaya di Indonesia. Universitas ini menekankan pendidikan berbasis nilai, kebhinekaan, dan pengembangan karakter dalam proses pembelajaran.
