Depok (ANTARA) - Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI) memperkuat komitmen dalam melakukan inovasi kosmetik di Indonesia untuk kemajuan ilmu dan pelayanan kesehatan nasional.
"Kami menegaskan arah strategis Fakultas Farmasi UI dalam memperkuat riset dan pengembangan kosmetik berbasis sains, keamanan, efektivitas, inovasi teknologi, serta pemanfaatan potensi biodiversitas Indonesia," kata Dekan Fakultas Farmasi UI Prof Arry Yanuar di Kampus UI Depok, Rabu.
Arry mengatakan hal tersebut dalam perayaan Dies Natalis ke-60 Pendidikan Farmasi UI dan Dies Natalis ke-14 Farmasi UI bertemakan Beauty and Science: The Future of Cosmetic Innovation.
"Saya mengapresiasi sekaligus melakukan refleksi enam dekade perjalanan Farmasi UI," ujarnya.
Baca juga: FFUI serukan literasi swamedikasi aman pada anak 'Gerakan Orangtua Sadar Obat'
Baca juga: FFUI berdayakan warga Pulau Harapan gunakan alga coklat padina untuk obat alam
Dia menjelaskan makna tema dies natalis tahun ini merupakan refleksi dari komitmen Fakultas Farmasi UI dalam menjawab kebutuhan industri kosmetik modern yang memerlukan pendekatan berbasis sains, keamanan, efektivitas, keberlanjutan, serta inovasi teknologi, termasuk nanoteknologi dan formulasi material cerdas.
"Perayaan itu merupakan momentum untuk memperkuat kontribusi Fakultas Farmasi UI terhadap kemajuan ilmu dan pelayanan kesehatan nasional," katanya.
Ia mengatakan perayaan dies natalis tahun ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat visi Farmasi UI sebagai pusat inovasi kosmetik berbasis riset dan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Arry secara resmi meluncurkan Dana Abadi Fakultas Farmasi UI, agenda strategis untuk keberlanjutan pendidikan dan riset, terutama subsidi bagi mahasiswa yang membutuhkan.
“Dana abadi ini bukan sekadar angka dan tabel keuangan, ia (dana abadi) adalah harapan, jembatan masa depan, dan wujud cinta kami untuk generasi berikutnya. Kami mengundang seluruh alumni, mitra industri, dan para sahabat Farmasi UI untuk menjadi bagian dari perjalanan abadi ini agar jejak kebaikan kita tetap hidup,” kata Arry.
Baca juga: Mahasiswa UI cegah ISPA di Desa Cipinang
Sementara itu, Rektor UI Prof Heri Hermansyah menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang Farmasi UI dalam mencetak apoteker dan tenaga kefarmasian profesional bagi Indonesia.
“Selama 60 tahun, Pendidikan Farmasi UI dan 14 tahun Fakultas Farmasi UI telah berkontribusi aktif dalam mengembangkan ilmu kefarmasian, baik di bidang obat maupun kosmetik, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” kata Heri.
