New York (ANTARA) - Direktur UNRWA untuk Wilayah Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur, Roland Friedrich, mengatakan bahwa lebih dari sepuluh bulan sejak rezim zionis biadab Israel meluncurkan operasi 'Iron Wall', penghancuran masih terus terjadi.
"Kamp Jenin, Tulkarm, dan Nur Shams sepenuhnya telah dikosongkan oleh pasukan keamanan Israel, dengan sekitar 32.000 warga terpaksa masih berada di pengungsian," katanya.
Melalui unggahan di X, Roland menambahkan: "Bahkan di kota-kota hantu ini yang dulunya adalah kamp yang ramai, pasukan keamanan Israel masih merasa perlu memerintahkan pembongkaran demi apa yang disebut 'tujuan militer'."
Pekan ini muncul lagi perintah pembongkaran untuk menggusur 12 bangunan di Kamp Jenin, dengan 11 bangunan lainnya akan dihancurkan sebagian.
Sumber: WAFA
Baca juga: Suara pilu anak Gaza dalam "The Voice of Hind Rajab
Baca juga: Pelapor PBB sebut pelanggaran Israel ancam rencana perdamaian di Gaza
Baca juga: TNI sebut empat kriteria wajib dimiliki Komandan Pasukan Perdamaian Gaza
