Kota Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengajak perguruan tinggi di tanah air terus memperkuat sinergi dan menguatkan peranan sebagai motor penggerak untuk kemajuan bangsa.
"Ada tiga pilar kolaborasi yang bisa dikerjasamakan dengan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) seluruh Indonesia," kata dia dalam kegiatan bersama anggota Forum Majelis Wali Amanat PTN-BH se-Indonesia di Padang, Kamis.
Ia mengatakan pilar pertama ialah penguatan ketahanan bencana dan lingkungan. Merujuk ke Provinsi Sumbar yang berada di jalur ring of fire atau cincin api pasifik, daerah dengan sebutan "Ranah Minang" itu, membutuhkan dukungan riset dan teknologi.
Menurut dia, riset dan teknologi tersebut sebagai salah satu upaya untuk memperkuat sistem peringatan dini serta membangun infrastruktur tahan bencana.
Pilar kedua, katanya, perguruan tinggi dapat berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Mantan Wali Kota Padang itu, berharap perguruan tinggi bisa turut mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah unggulan, produk halal serta pariwisata berbasis budaya dan riset.
"Ketiga ialah reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan," ujar dia.
Baca juga: Mendiktisaintek: Hubungan hasil riset kampus dan industri masih lemah
Baca juga: Olimpiade Farmasi wadah uji ilmiah mahasiswa
Baca juga: Universitas Nurul Jadid Paiton raih penghargaan Perguruan Tinggi Akademik Klaster Madya
