Jakarta (ANTARA) - Petenis Alexander Zverev meraih kemenangan mengesankan ketika ia menyelamatkan dua match point untuk menyingkirkan rivalnya, Daniil Medvedev, dan menjaga asa untuk mempertahankan gelar Paris Masters.
Kemenangan Zverev dengan skor 2-6, 6-3, 7-6(5) atas Medvedev membawanya ke semifinal melawan unggulan kedua Jannik Sinner, pertandingan ulang final Wina pekan lalu yang dimenangi oleh petenis Italia tersebut. Sementara itu, peluang Medvedev untuk lolos ke ATP Finals kandas.
"Hal yang paling saya senangi adalah penyelamatan match point, cara saya tetap berani dan di momen-momen penting, memenangi pertandingan," ujar Zverev usai pertandingan, seperti disiarkan ATP, Sabtu.
Sejak awal, Medvedev sudah fokus mempertahankan posisi pengembalian bola yang coba ditangkal Zverev sejak awal dengan gaya bermain serve and volley -- melakukan servis kuat dan cepat mendekati net -- atau drop shot.
Zverev, yang terjatuh di gim kedelapan dan sempat mengalami cedera hamstring kiri, mengubah strateginya untuk lebih mengandalkan daya pukulnya, dan mulai menguji Medvedev dari baseline.
"Saya merasa awalnya bermain bagus, tetapi taktik saya sangat bodoh," kata Zverev.
"Saya merasakan pukulan-pukulan saya, saya merasa bisa membalikkan keadaan karena saya merasa sangat baik dengan pukulan-pukulan saya, tetapi sekali lagi, saya bermain sangat, sangat bodoh."
"Saya mengubah beberapa taktik dan membalas break. Ia membantu saya dengan break pada kedudukan 1-0 di set kedua," ujar petenis Jerman tersebut.
Baca juga: Sinner capai perempat final Paris Masters
