Medan (ANTARA) - Tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari harus mengakhiri perjuangannya di Indonesia Master II 2025 setelah menyerah dari Devika Sihag, atlet asal India pada babak semifinal di GOR PBSI Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, dengan skor 9-21, 21-19, 12-21.
Mutiara Ayu usai laga mengaku secara keseluruhan ia terlalu bermain hati-hati dan banyak melakukan pertimbangan sehingga tidak fokus pada pola main sendiri.
“Di gim pertama ketinggalan terlalu jauh karena dari posisi lapangan di mana saya berada harusnya langkah kaki saya lebih cepat, tetapi saya enggak cepat dari awal,” katanya
Baca juga: Raymond/Nikolaus melenggang ke 16 besar Indonesia Masters II 2025
Baca juga: Begini rangkaian turnamen tahunan BWF di Indonesia
Baca juga: Tunggal putra Alwi Farhan raih gelar juara Indonesia Masters II Super 100-2024
Di gim kedua, lanjut dia, dengan bermain lebih tenang sehingga mampu menyamakan kedudukan dan memaksa gim penentuan.
Namun, pada gim ketiga penampilannya justru merosot dan banyak melakukan kesalahan yang berujung poin untuk lawan.
“Dari awal permainan saya terlalu banyak mati sendiri dan itu yang saya sesali. Lawan juga mengubah gaya permainan. Secara kualitas pukulannya lebih bagus dan kakinya jauh lebih kuat,” katanya.
“Harapannya ke depan bisa lebih konsisten, jadi enggak terlalu banyak membuang poin yang enggak perlu,” tambahnya.
