Bandarlampung (ANTARA) - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak semua pihak dapat memperkuat empat pilar literasi digital untuk mengembangkan promosi pariwisata halal di daerahnya.
"Pariwisata halal bukan hanya soal sertifikasi atau fasilitas, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai Islam menjadi fondasi dalam pelaksanaan pelayanan dan menghasilkan pengalaman wisata yang baik bagi wisatawan. Ini juga bagian dari identitas Lampung yang religius dan ramah," ujar Jihan Nurlela di Bandarlampung, Senin.
Penerapan empat pilar literasi digital yakni keterampilan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital penting diterapkan agar ekosistem promosi pariwisata halal berbasis dakwah dapat tumbuh berkelanjutan.
"Semangat kolaboratif dalam pengembangan wisata halal di Provinsi Lampung harus terus dijaga," katanya.
Dalam konteks wisata halal atau wisata ramah muslim, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Lampung tengah mendorong pengembangan kawasan wisata yang memperhatikan tiga aspek utama meliputi ketersediaan fasilitas ibadah, transparansi makanan dan minuman halal, serta kemudahan akses informasi digital bagi wisatawan.
Baca juga: Zita Anjani kagumi keindahan wisata alam air terjun Way Tayas di Lampung Selatan
Baca juga: Batu Alif Paragliding Site jadi daya tarik wisata
Baca juga: Target kunjungan wisata Lampung pada 2025 capai 20 juta wisatawan
