Sawahlunto (ANTARA) - Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong transformasi Desa Wisata Silungkang Oso, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melalui inisiatif pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan promosi wisata berbasis digital.
Juru Bicara Tim PPK Ormawa UNP Silungkang Oso Yahya Saputra di Sawahlunto, Senin, mengatakan dalam dua bulan terakhir lima program utama berhasil dijalankan, yakni Digides, Siaga 1, Siaga 2, Rancak, dan Glow Up.
“Semua program ini berangkat dari potensi lokal Silungkang Oso. Kami bersama masyarakat tidak hanya membangun fasilitas wisata, tetapi juga memperkuat SDM, produk UMKM, hingga promosi digital,” katanya.
Program Digides menghadirkan infrastruktur dasar wisata, seperti plang utama, gerbang camping ground, papan penunjuk, hingga tangga ke Goa Kelambu. Siaga 1 menghasilkan alat musik talempong batuang yang saat ini dipelajari anak randai dan diajukan masuk kurikulum SD-SMP.
Program Rancak mengembangkan olahan kayu manis (sirup, lilin aroma terapi, bubuk kayu manis) serta kerajinan perca songket hingga tahap audiensi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) setempat.
Program Siaga 2 memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pelatihan manajemen organisasi kelompok sadar wisata (pokdarwis), sedangkan Glow Up membangun jenama desa wisata lewat logo, tagline, dan video profil yang dipublikasikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube.
Tim juga merekomendasikan kepada pemerintah desa dan kota untuk memperkuat regulasi dan dukungan anggaran, menghadirkan pendampingan jangka panjang, serta mengintegrasikan Silungkang Oso ke dalam kalender pariwisata resmi.
Kepala Desa Silungkang Oso Ferdinal menyebut kehadiran mahasiswa memberi energi baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata setempat.
“Masyarakat tidak sekadar penerima, tetapi ikut serta dalam gotong royong, pelatihan, dan promosi. Ini memperkuat rasa memiliki,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra saat menerima audiensi tim PPK Ormawa UNP bersama pemerintah desa setempat.
Baca juga: Akademisi FK UMPR ikuti PKM kolaborasi di desa wisata
Baca juga: Waburi Park jadi contoh bagi desa wisata lain
Baca juga: Cianjur lakukan pembinaan dan pendampingan desa wisata
