Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mendorong pendirian Sekolah Garuda di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, sebagai pusat pendidikan unggul bagi masyarakat.
Maka dari itu, Wamen Stella meninjau langsung calon lokasi Sekolah Garuda di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada Jumat (12/9) sebagai bagian dari tahap seleksi penentuan lokasi sekolah unggul yang digagas Presiden RI sebagai wujud nyata empati dan komitmen beliau dalam memajukan kualitas pendidikan, terutama di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).
"Bapak Presiden percaya bahwa talenta terbaik bangsa tersebar di seluruh pelosok, termasuk di Katingan. Namun peluang tidak tercipta begitu saja, peluang harus dibangun. Itulah alasan Sekolah Garuda hadir, sebagai wujud nyata empati yang direalisasikan melalui tindakan," katanya melalui keterangan di Jakarta, Sabtu.
Stella menegaskan bahwa Sekolah Garuda lahir dari visi Presiden untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan program ini terdiri atas dua skema utama, yaitu membangun sekolah baru di daerah yang belum memiliki SMA unggul, serta membina sekolah-sekolah yang sudah ada, agar siswanya mampu bersaing hingga ke perguruan tinggi tingkat dunia.
Stella menyebut Sekolah Garuda didirikan dengan tiga pilar utama, yaitu pemerataan akses, inkubasi kepemimpinan, serta prestasi akademik yang disertai pengabdian kepada masyarakat.
Dengan konsep ini, siswa-siswi terbaik Indonesia akan berkumpul, belajar bersama, dan hidup berdampingan di lingkungan yang menumbuhkan wawasan global sekaligus kepekaan lokal.
