Mataram (ANTARA) - Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki 91 destinasi wisata yang tersebar di 8 kecamatan, sehingga sektor pariwisata diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sumbawa Barat punya potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata," kata Ketua Tim Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Yusuf pada presentasi laporan akhir penyusunan rencana induk pengembangan pariwisata kabupaten, di Sumbawa Barat, Kamis.
Potensi pariwisata di Sumbawa Barat sangat lengkap dan jenisnya pun beragam, mulai dari wisata pantai, laut, gunung, budaya, religi, hingga geo-wisata.
"Potensi wisata di Sumbawa Barat cukup banyak," katanya pula.
Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Potensi ini harus bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah meminta tim penyusun rencana induk pengembangan pariwisata untuk membuat instrumen dan klasifikasi potensi wisata secara tegas serta merancang pengembangan destinasi yang memiliki efek ganda.
“Misalnya di Bendungan Tiu Suntuk, selain menikmati panorama alam, wisatawan bisa disuguhi taman bunga, taman anggrek, atau jalur sepeda yang melewati sawah,” ujarnya.
Baca juga: Pengembangan wisata harus berbasis RPJMD
Baca juga: Pemprov NTB dorong destinasi wisata jadi berkelas dunia
