Jakarta (ANTARA) - Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains Teknologi (Minat Saintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan empat langkah strategis dalam rangka membumikan sains dan teknologi di Indonesia.
Keempat langkah tersebut adalah In Saintek, Tera Saintek, Resona Saintek, dan Panen Raya Berdikari yang terangkum dalam Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains Teknologi Nusantara (Semesta).
Direktur Minat Saintek Kemdiktisaintek Yudi Darma di Jakarta, baru-baru ini menjelaskan tujuan yang ingin dicapai dari program ini adalah tumbuhnya ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi saintifik, serta menciptakan masyarakat yang berbasis pada ilmu pengetahuan.
In Saintek berfokus pada penguatan kemampuan dasar masyarakat dalam memahami informasi dunia melalui komunikasi satu arah yang efektif, dengan melibatkan sejumlah sivitas akademika seperti perguruan tinggi.
Tera Saintek menyasar pada proses di mana publik tidak lagi hanya menjadi pendengar, tetapi berperan aktif dalam proses sains melalui perdekatan dialog dua arah berupa citizen science dan co-production.
Strategi Resona Saintek yang menjadi fasilitator kampanye tematik saintek, serta Panen Raya Berdikari yang berfungsi sebagai fasilitator promosi saintek berbasis potensi daerah.
Baca juga: Mendiktisaintek tekankan penguasaan sains dan teknologi jadi kunci Indonesia maju
Baca juga: Empat program studi doktor ilmu sains UI jalani akreditasi internasional
Baca juga: Fakultas Farmasi Universitas Pancasila gelar kompetisi Inovasi Sains Internasional
