Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan dua desa sebagai percontohan atau mockup dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih berdasarkan penetapan lokasi percontohan nasional untuk program strategis yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut.
"Kami pastikan kesiapan penuh dalam pelaksanaan program mockup Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida di Cikarang, Rabu.
Dia mengatakan dua desa percontohan Koperasi Merah Putih dimaksud adalah Desa Kedungwaringin di Kecamatan Kedungwaringin serta Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.
Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang mendapatkan dua titik mockup dari total 103 lokasi di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi keistimewaan tersendiri, mengingat daerah lain rata-rata hanya mendapatkan satu lokasi. Kedua koperasi desa itu ditunjuk melalui proses verifikasi ketat.
"Semua kecamatan awalnya diminta mengajukan proposal. Karena waktunya singkat, proposal yang lebih cepat dan memenuhi syarat langsung diverifikasi. Hasilnya, Kedungwaringin dan Lambangsari yang terpilih," katanya.
Dalam pelaksanaan mockup nanti, seluruh unsur perangkat daerah diwajibkan hadir. Kepala desa sebagai ketua pengawas ex officio, pengurus koperasi, camat serta pejabat eselon dua turut mendampingi secara langsung.
Kehadiran akan dibagi berdasarkan wilayah. Sebagian pejabat bersama Bupati Bekasi ke Desa Kedungwaringin, sebagian lain mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi ke Desa Lambangsari.
"Tidak ada perbedaan mendasar antara desa mockup dan non-mockup. Bedanya hanya dari sisi operasional yang dimulai lebih awal, serta pendampingan langsung dari BUMN sebagai mitra kerja, sesuai penunjukan dari pemerintah pusat," ucapnya.
Di level wilayah, Provinsi Jawa Barat ditargetkan menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih baru di 185 desa maupun kelurahan dalam waktu tiga bulan. Ida menyebut, Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat secara keseluruhan sudah mencapai 100 persen kesiapan administratif.
"Alhamdulillah, seluruh proses administratif sudah rampung. Musdesus sudah 100 persen, legalitas badan hukum koperasi juga sudah lengkap, SK dari kementerian dan SK Satgas telah tuntas, terakhir diterbitkan pada 7 Mei lalu," katanya.
Ia pun menyatakan peluncuran nasional program Koperasi Merah Putih dijadwalkan pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah dan akan dihadiri secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Ini momentum penting untuk memperkuat kembali semangat koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat. Mari kita berkoperasi agar koperasi menjadi kekuatan ekonomi yang membangkitkan kesejahteraan bersama," katanya.
Baca juga: 309 koperasi desa/kelurahan di Karawang telah berbadan hukum
Baca juga: Pemerintah Kota Depok beri pelatihan pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih
