• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Minggu, 4 Januari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Otorita IKN siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu

      Otorita IKN siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu

      3 jam lalu

      Hyundai bakal segarkan Creta edisi terbaru di tahun 2026

      Hyundai bakal segarkan Creta edisi terbaru di tahun 2026

      4 jam lalu

      Harga emas Galeri24 serta UBS serempak turun pada Minggu

      Harga emas Galeri24 serta UBS serempak turun pada Minggu

      7 jam lalu

      InJourney pastikan kesiapan 37 Bandara hadapi arus balik Nataru

      InJourney pastikan kesiapan 37 Bandara hadapi arus balik Nataru

      10 jam lalu

      ASDP: Arus balik Nataru lancar, logistik nasional tetap bergerak

      ASDP: Arus balik Nataru lancar, logistik nasional tetap bergerak

      11 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Pemkab Bogor berlakukan program relaksasi pembayaran PBB pada 2026

      Pemkab Bogor berlakukan program relaksasi pembayaran PBB pada 2026

      3 jam lalu

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      18 jam lalu

      Pemkab Bogor bentuk dua dinas baru, berkantor di Vivo Mall

      Pemkab Bogor bentuk dua dinas baru, berkantor di Vivo Mall

      3 Januari 2026 05:32

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      2 Januari 2026 08:40

      Pemkot Depok tertibkan 4.126 PKL dan bangunan liar selama tahun 2025

      Pemkot Depok tertibkan 4.126 PKL dan bangunan liar selama tahun 2025

      2 Januari 2026 20:34

      Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan uji KIR mulai 2 Januari

      Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan uji KIR mulai 2 Januari

      1 Januari 2026 12:07

      MUI ajak masyarakat muhasabah dan introspeksi diri pada malam pergantian tahun

      MUI ajak masyarakat muhasabah dan introspeksi diri pada malam pergantian tahun

      1 Januari 2026 08:49

      Polisi bongkar pengoplosan LPG di Depok

      Polisi bongkar pengoplosan LPG di Depok

      30 Desember 2025 09:47

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      2 Januari 2026 15:03

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      30 Desember 2025 10:07

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      28 Desember 2025 05:58

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      27 Desember 2025 07:41

      Jasamarga perbanyak layanan gardu ke arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama

      Jasamarga perbanyak layanan gardu ke arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama

      2 Januari 2026 20:06

      36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur via MBZ awal tahun 2026

      36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur via MBZ awal tahun 2026

      2 Januari 2026 15:33

      Klaim BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang mencapai Rp1,14 triliun

      Klaim BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang mencapai Rp1,14 triliun

      31 Desember 2025 09:36

      KPK dalami dari mantan Sekdis Cipta Karya Bekasi

      KPK dalami dari mantan Sekdis Cipta Karya Bekasi

      30 Desember 2025 09:31

      Jasamarga catat arus lalu lintas libur panjang tahun baru masih cukup tinggi

      Jasamarga catat arus lalu lintas libur panjang tahun baru masih cukup tinggi

      19 jam lalu

      Realisasi pendapatan Pemkab Karawang 2025 sebesar 91,71 persen dari target

      Realisasi pendapatan Pemkab Karawang 2025 sebesar 91,71 persen dari target

      3 Januari 2026 14:07

      Okupansi layanan Damri  rute antar-kota capai 81 persen pada momen arus balik liburan

      Okupansi layanan Damri rute antar-kota capai 81 persen pada momen arus balik liburan

      3 Januari 2026 06:58

      Bupati Karawang ajak seluruh ASN terus bekerja jadi pelayan publik

      Bupati Karawang ajak seluruh ASN terus bekerja jadi pelayan publik

      2 Januari 2026 20:37

  • Kesehatan
    • Warga DKI diminta terapkan PHBS cegah penularan superflu

      Warga DKI diminta terapkan PHBS cegah penularan superflu

      3 jam lalu

      12 orang dokter lulus pada seleksi pegawai BLUD RSUD Zainal Umar Sidiki

      12 orang dokter lulus pada seleksi pegawai BLUD RSUD Zainal Umar Sidiki

      6 jam lalu

      RSUD Rejang Lebong kini punya tiga dokter spesialis

      RSUD Rejang Lebong kini punya tiga dokter spesialis

      8 jam lalu

      DKI Jakarta harus antisipasi superflu

      DKI Jakarta harus antisipasi superflu

      19 jam lalu

      TNI gencarkan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah

      TNI gencarkan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah

      3 Januari 2026 10:59

  • Iptek
    • Rektor UIN Palu ajak sivitas akademik belajar keikhlasan sebagai refleksi HAB Kemenag

      Rektor UIN Palu ajak sivitas akademik belajar keikhlasan sebagai refleksi HAB Kemenag

      8 jam lalu

      PUSaKO FH UNAND sebut efisiensi anggaran tidak boleh korbankan demokrasi

      PUSaKO FH UNAND sebut efisiensi anggaran tidak boleh korbankan demokrasi

      19 jam lalu

      PUSaKO Universitas Andalas tolak wacana Pilkada lewat DPRD

      PUSaKO Universitas Andalas tolak wacana Pilkada lewat DPRD

      22 jam lalu

      Psikolog tekankan perlunya orang tua bantu siapkan mental anak sebelum kembali sekolah

      Psikolog tekankan perlunya orang tua bantu siapkan mental anak sebelum kembali sekolah

      3 Januari 2026 14:32

      Mahasiswa UI berhasil raih juara 2 Ericsson Hackathon 2025

      Mahasiswa UI berhasil raih juara 2 Ericsson Hackathon 2025

      3 Januari 2026 10:46

  • Artikel
    • Upaya mengejar swasembada garam

      Upaya mengejar swasembada garam

      2 jam lalu

      Menikmati Glamping di Pantai Ambalat

      Menikmati Glamping di Pantai Ambalat

      3 jam lalu

      Aksi koboi nan arogan Donald Trump terhadap Presiden Venezuela

      Aksi koboi nan arogan Donald Trump terhadap Presiden Venezuela

      6 jam lalu

      Pupuk bersubsidi berada di titik uji

      Pupuk bersubsidi berada di titik uji

      8 jam lalu

      Membangun kapasitas ruang fiskal yang berkelanjutan

      Membangun kapasitas ruang fiskal yang berkelanjutan

      19 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • BMKG catat ada 547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      BMKG catat ada 547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      3 jam lalu

      Polda Babel tanam 28.775 pohon guna hijaukan kembali lahan bekas tambang bijih timah

      Polda Babel tanam 28.775 pohon guna hijaukan kembali lahan bekas tambang bijih timah

      3 jam lalu

      Pemkab Halteng butuh infrastruktur memadai untuk penanganan sampah

      Pemkab Halteng butuh infrastruktur memadai untuk penanganan sampah

      5 jam lalu

      Tulungagung tangani lonjakan sampah selama Nataru

      Tulungagung tangani lonjakan sampah selama Nataru

      8 jam lalu

      Cuaca berawan hingga hujan diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah RI pada Minggu

      Cuaca berawan hingga hujan diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah RI pada Minggu

      8 jam lalu

  • Wisata
    • Wisatawan diimbau waspada saat beraktivitas di Danau Ranau

      Wisatawan diimbau waspada saat beraktivitas di Danau Ranau

      8 jam lalu

      Tebing Ngarai Sianok di Guguak Tinggi longsor setinggi 120 meter

      Tebing Ngarai Sianok di Guguak Tinggi longsor setinggi 120 meter

      9 jam lalu

      PM Malaysia luncurkan Visit Malaysia Year 2026, hadirkan aktris Michelle Yeoh

      PM Malaysia luncurkan Visit Malaysia Year 2026, hadirkan aktris Michelle Yeoh

      10 jam lalu

      Danau Ranau Ogan Komering Ulu Selatan dipadati pengunjung pada momentum libur tahun baru

      Danau Ranau Ogan Komering Ulu Selatan dipadati pengunjung pada momentum libur tahun baru

      19 jam lalu

      "Agak Laen: Menyala Pantiku!" jadi film Indonesia terlaris sepanjang masa

      "Agak Laen: Menyala Pantiku!" jadi film Indonesia terlaris sepanjang masa

      22 jam lalu

  • Internasional
    • Wapres Venezuela adakan pertemuan Dewan Pertahanan sesudah serangan AS

      Wapres Venezuela adakan pertemuan Dewan Pertahanan sesudah serangan AS

      1 jam lalu

      Kepala Pentagon sebut AS kini kuasai masa depan Venezuela

      Kepala Pentagon sebut AS kini kuasai masa depan Venezuela

      3 jam lalu

      Sekjen PBB sebut aksi militer AS terhadap Venezuela mengkhawatirkan

      Sekjen PBB sebut aksi militer AS terhadap Venezuela mengkhawatirkan

      5 jam lalu

      Malaysia kecam Amerika Serikat gunakan kekuatan ke Venezuela

      Malaysia kecam Amerika Serikat gunakan kekuatan ke Venezuela

      6 jam lalu

      Wapres Rodriguez sebut Maduro tetap Presiden Venezuela

      Wapres Rodriguez sebut Maduro tetap Presiden Venezuela

      6 jam lalu

  • Olahraga
    • Arteta puji kemampuan para pemainnya untuk bangkit dari situasi sulit

      Arteta puji kemampuan para pemainnya untuk bangkit dari situasi sulit

      3 jam lalu

      Calvin Verdonk kembali jadi starter, Lille kalah 0-2 dari Rennes

      Calvin Verdonk kembali jadi starter, Lille kalah 0-2 dari Rennes

      7 jam lalu

      Mbappe absen, Alonso isyaratkan Vinicius dan Rodrygo jadi tumpuan

      Mbappe absen, Alonso isyaratkan Vinicius dan Rodrygo jadi tumpuan

      8 jam lalu

      Senegal dan Mali lolos ke perempat final di Piala Afrika 2025:

      Senegal dan Mali lolos ke perempat final di Piala Afrika 2025:

      9 jam lalu

      AS Roma turun dari zona empat besar klasemen setelah kalah 0-1 di markas Atalanta

      AS Roma turun dari zona empat besar klasemen setelah kalah 0-1 di markas Atalanta

      10 jam lalu

  • Foto
    • Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Sabtu, 3 Januari 2026 21:27

      Harga BBM turun di awal tahun baru 2026

      Harga BBM turun di awal tahun baru 2026

      Jumat, 2 Januari 2026 5:56

      Pergantian tahun di Kabupaten Bogor

      Pergantian tahun di Kabupaten Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:37

      Peresmian revitalisasi Prasasti Batutulis Bogor

      Peresmian revitalisasi Prasasti Batutulis Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:30

      Wisata satwa Taman Safari Bogor

      Wisata satwa Taman Safari Bogor

      Kamis, 1 Januari 2026 9:25

  • Video
    • Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Jumat, 2 Januari 2026 8:40

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Kamis, 1 Januari 2026 11:57

      Polemik Kebijakan  Prabowo Selama 2025

      Polemik Kebijakan Prabowo Selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 11:46

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Rabu, 31 Desember 2025 9:03

      Sepak Bola 2025: Dari haru Timnas Indonesia hingga Trofi Eropa!

      Sepak Bola 2025: Dari haru Timnas Indonesia hingga Trofi Eropa!

      Selasa, 30 Desember 2025 22:18

Melebihi PDB, mencari indikator kesejahteraan sejati

Oleh Dr Aswin Rivai SE MM *) Senin, 2 Juni 2025 10:59 WIB

Melebihi PDB, mencari indikator kesejahteraan sejati

Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kanan) berbincangan dengan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono (kiri), Suahasil Nazara (kanan), Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama (kedua kiri), dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto (kedua kanan) sebelum memberikan pemaparan pada konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/5/2025). Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per akhir April 2025 tercatat surplus Rp4,3 triliun atau sebesar 0,02 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang ditopang oleh total pendapatan negara mencapai Rp810,5 triliun atau setara 27 persen dari target APBN 2025. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt.

Jakarta (ANTARA) - Selama beberapa dekade, Produk Domestik Bruto (PDB) telah menjadi indikator utama untuk menilai keberhasilan ekonomi sebuah negara.

Di Indonesia, pertumbuhan PDB rutin diumumkan setiap triwulan, menjadi tolok ukur utama yang mempengaruhi persepsi publik dan arah kebijakan pemerintah. Namun, di balik angka-angka tersebut, semakin banyak ekonom yang mempertanyakan, apakah PDB benar-benar mencerminkan kesejahteraan masyarakat.

PDB Indonesia pada tahun 2024 mencapai Rp22.139 triliun atau sekitar 1,54 triliun dolar AS, menjadikannya ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan peringkat ke-16 di dunia berdasarkan nominal. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun itu tercatat sebesar 5,03 persen, relatif stabil di tengah ketidakpastian global. Namun, angka tersebut menutupi berbagai kerentanan struktural, seperti ketimpangan pendapatan, kerusakan lingkungan, dan kualitas pekerjaan yang belum merata.

Seperti yang diamati oleh ekonom Amartya Sen, setiap bentuk deskripsi termasuk dalam ekonomi adalah hasil dari pilihan yang kita buat: Apa yang kita tampilkan, dan apa yang kita sembunyikan. Dengan hanya menyoroti pertumbuhan PDB, kita bisa saja mengabaikan dimensi penting lain dari kesejahteraan, seperti kualitas pendidikan, akses kesehatan, partisipasi politik, serta kelestarian lingkungan.

Ada tiga masalah fundamental terkait PDB. Pertama, mengaburkan ketimpangan. Salah satu kritik utama terhadap PDB adalah ketidakmampuannya menangkap distribusi pendapatan.

Di Indonesia, Gini ratio yang merupakan indikator ketimpangan masih tinggi, yakni 0,381 pada 2024, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum dinikmati secara merata. Di tengah pertumbuhan PDB yang stabil, jumlah orang miskin masih mencapai 8,57 persen dari total penduduk atau sekitar 24,06 juta jiwa.

Seperti dikemukakan Joseph Stiglitz dalam Freefall (2010), pertumbuhan PDB yang tinggi bisa saja terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketimpangan. PDB per kapita Indonesia tahun 2023 sebesar 4,960 dolar AS atau Rp78,6 juta per tahun atau Rp6,55 juta per bulan mungkin menunjukkan kemajuan, tetapi tidak berarti sebagian besar rakyat menikmati kualitas hidup yang layak. Dalam kenyataannya, akses terhadap layanan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pendidikan masih belum merata.

Masalah kedua adalah PDB memperkuat ketimpangan kekuasaan dalam demokrasi. PDB cenderung mengabaikan bagaimana kekayaan dan kekuasaan terkonsentrasi.

Di Indonesia, laporan World Inequality Database menunjukkan bahwa 1 persen penduduk terkaya menguasai lebih dari 30 persen total kekayaan nasional. Konsentrasi ekonomi ini berdampak langsung pada kekuatan politik dan media. Oligarki yang kuat dapat mempengaruhi kebijakan publik melalui kampanye, lobi politik, hingga pembentukan opini di ruang digital.

Fenomena ini membahayakan demokrasi. Seperti dikatakan Hakim Agung AS Louis Brandeis, “Kita bisa memiliki demokrasi atau kekayaan besar yang terkonsentrasi, tetapi tidak keduanya.” Ketika pertumbuhan ekonomi hanya memperkaya segelintir elite, maka kepercayaan terhadap institusi politik menurun, dan partisipasi publik melemah.

Ketiga, mengorbankan keberlanjutan lingkungan. PDB tidak membedakan antara aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dan yang merusak lingkungan. Misalnya, eksploitasi sumber daya alam seperti deforestasi, tambang batubara, dan perkebunan sawit memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia, tetapi juga mempercepat krisis iklim.

Indonesia adalah negara penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar ke-9. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah memang menargetkan pembangunan rendah karbon. Namun, selama keberhasilan masih diukur dengan pertumbuhan PDB, tekanan terhadap lingkungan tetap tinggi. Kita bisa membangun sekaligus menghancurkan masa depan dalam waktu bersamaan.

PDB diperkenalkan oleh Simon Kuznets pada 1930-an untuk mengukur output ekonomi Amerika Serikat. Meskipun alat ini bermanfaat untuk mengatasi depresi ekonomi kala itu, bahkan Kuznets memperingatkan bahwa PDB bukan ukuran kesejahteraan. Dalam presentasinya di Kongres AS tahun 1934, ia menyatakan, “Kesejahteraan suatu bangsa tidak dapat disimpulkan dari angka pendapatan nasional.”

Ekonom lingkungan seperti Herman Daly menekankan pentingnya steady-state economy yaitu ekonomi yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan. Dalam pandangan ini, ukuran seperti PDB tidak cukup. Kita membutuhkan indikator yang mencerminkan kesejahteraan ekologis, sosial, dan manusia.

PDB tak lagi cukup?

PDB hanya menghitung nilai barang dan jasa akhir yang diproduksi dalam suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Tetapi ia tidak membedakan apakah nilai tersebut dihasilkan dari pembangunan sekolah atau dari polusi industri. PDB juga tidak memperhitungkan bagaimana kekayaan itu dibagi, apakah hanya dinikmati oleh segelintir elite atau menjangkau seluruh masyarakat.

Di Indonesia, PDB per kapita memang terus meningkat. Namun, angka itu menyamarkan fakta bahwa sebagian besar pertumbuhan ekonomi terkonsentrasi di Pulau Jawa dan dinikmati oleh kalangan menengah atas. Sementara itu, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi masih bergelut dengan kemiskinan struktural, infrastruktur minim, dan akses pendidikan yang terbatas.

Dalam konteks ini, PDB lebih menggambarkan jumlah uang yang beredar, bukan kualitas hidup rakyat.

Beberapa negara dan institusi global telah mengembangkan indikator-indikator alternatif untuk melengkapi atau bahkan menggantikan PDB. Beberapa di antaranya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Genuine Progress Indicator (GPI), Green GDP, Gross National Happiness (GNH), Indeks Kemakmuran Bersama (Shared Prosperity Index – SPI), dan Indeks Kemajuan Sosial (Social Progress Index – SPI).

IPM dikembangkan UNDP dan mengukur tiga aspek utama yaitu kesehatan (harapan hidup), pendidikan (lama sekolah), dan standar hidup (PDB per kapita dalam PPP). Indeks ini lebih manusiawi karena fokus pada kapabilitas dasar manusia, bukan sekadar output ekonomi.

Indonesia mencatat IPM sebesar 75,02 pada 2025, naik dari tahun-tahun sebelumnya, namun disparitas regionalnya tinggi. DKI Jakarta mendekati angka 85, sedangkan Papua dan NTT masih di bawah 65. Menggunakan IPM sebagai panduan kebijakan mendorong pembangunan yang lebih merata antarwilayah.

GPI mengoreksi PDB dengan menambahkan nilai kerja rumah tangga dan relawan, serta mengurangkan biaya sosial seperti kejahatan, polusi, stres kerja, dan kerusakan lingkungan.

Jika Indonesia menghitung GPI, pertumbuhan dari sektor pertambangan dan sawit kemungkinan akan tereduksi karena tingginya biaya sosial dan ekologis. Ini dapat mendorong pengambilan kebijakan yang lebih hati-hati, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan jangka panjang.

Alternatif lain adalah konsep PDB Hijau yang menghitung kembali PDB dengan memperhitungkan degradasi sumber daya alam dan biaya polusi. Indonesia, sebagai negara megabiodiversitas, sangat diuntungkan dengan pendekatan ini. Contohnya, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus dinilai bukan hanya dari sisi nilai tambah ekonominya, tapi juga dari dampak ekologis terhadap hutan Kalimantan. Sayangnya, tantangan teknis dalam valuasi sumber daya alam masih menjadi kendala utama penerapan Green GDP secara penuh.

Kemudian, GNH yang dikembangkan oleh Bhutan memasukkan faktor psikologis, budaya, lingkungan, dan tata kelola yang baik sebagai pilar kesejahteraan. Meskipun indikator ini bersifat subjektif, ia mengingatkan kita bahwa kebahagiaan dan makna hidup adalah tujuan akhir dari pembangunan. Bagi Indonesia yang kaya akan nilai gotong-royong, spiritualitas, dan keragaman budaya, pendekatan GNH bisa diadaptasi untuk mengukur harmoni sosial, kepuasan hidup, dan keseimbangan kerja–keluarga.

Indeks Kemakmuran Bersama (Shared Prosperity Index – SPI) dikembangkan oleh Bank Dunia, mengukur pertumbuhan pendapatan 40 persen penduduk terbawah. Indikator ini sangat relevan untuk negara dengan tingkat ketimpangan tinggi seperti Indonesia, di mana rasio Gini masih bertahan di kisaran 0,38–0,39 dalam satu dekade terakhir.

SPI dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program bansos, subsidi energi, atau Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bila pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi SPI stagnan, itu tanda distribusi belum berjalan baik.

Alternati berikutnya adalah Indeks Kemajuan Sosial (Social Progress Index - SPI). Indeks ini menilai pencapaian dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia, pendidikan, kesehatan, dan kebebasan sosial, tanpa menggunakan indikator ekonomi. Indonesia dapat menggunakan SPI untuk menilai seberapa jauh pembangunan menjangkau kelompok marginal seperti masyarakat adat, penyandang disabilitas, atau penduduk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Dashboard kesejahteraan nasional

Dalam dunia yang kompleks dan saling berhubungan, tidak ada satu indikator yang bisa menjelaskan seluruh wajah kemajuan. Oleh karena itu, banyak negara mulai merancang dashboard kesejahteraan yang merupakan kombinasi indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai panduan kebijakan.

Indonesia juga dapat merancang Indeks Kemajuan Nasional versi lokal, yang memadukan IPM, SPI, GPI, dan indikator lingkungan seperti indeks kualitas udara dan tutupan hutan. Dashboard ini bisa dijadikan acuan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), APBN, dan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) ke daerah.

Pergeseran dari PDB ke indikator kesejahteraan bukan sekadar teknis statistik, tapi mencerminkan perubahan paradigma. Kita tidak lagi mengejar pertumbuhan demi pertumbuhan, melainkan kemajuan yang bermakna bagi manusia dan lingkungan. Ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan cita-cita UUD 1945 untuk "mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."

Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menjadi pelopor di Asia Tenggara dalam mengadopsi pendekatan baru ini. Langkah awal bisa dimulai dari penyusunan dashboard kesejahteraan nasional, peningkatan kapasitas BPS dalam pengumpulan data sosial-ekologis, dan integrasi indikator alternatif dalam perencanaan daerah.

Implikasi Kebijakan

Berdasarkan pemahaman atas keterbatasan PDB, beberapa langkah kebijakan yang bisa dipertimbangkan pemerintah Indonesia  di antaranya dengan Menyusun Indeks Kesejahteraan Nasional Terpadu. Pemerintah dapat mengembangkan indeks kesejahteraan nasional yang menggabungkan IPM, GPI, dan indeks lingkungan hidup. Bappenas dan BPS dapat memimpin inisiatif ini, dengan masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.

Kedua, Menjadikan Kesejahteraan Sosial sebagai Sasaran Utama RPJMN. Daripada menargetkan pertumbuhan PDB tahunan semata, RPJMN dan APBN harus menekankan peningkatan kualitas hidup warga. Ini mencakup akses layanan dasar, pengurangan ketimpangan, serta perlindungan lingkungan.

Ketiga, Penerapan Pajak Lingkungan dan Redistribusi Kekayaan. Untuk membatasi aktivitas yang merusak, Indonesia perlu memperkuat pajak karbon dan pajak kekayaan. Hasilnya bisa digunakan untuk mendanai layanan kesehatan, pendidikan, dan program pengentasan kemiskinan.

Keempat, Reformasi Statistik dan Transparansi Data. Perluasan indikator pembangunan memerlukan reformasi statistik nasional. BPS perlu mempublikasikan data lingkungan, ketimpangan waktu nyata, dan kesejahteraan sosial secara lebih terbuka dan terintegrasi.

Mengandalkan PDB sebagai satu-satunya tolok ukur kemajuan ekonomi adalah pendekatan yang tidak hanya terbatas, tetapi juga berpotensi menyesatkan. Di tengah krisis iklim, ketimpangan sosial, dan tantangan demokrasi, Indonesia harus meredefinisi arti kemajuan. PDB tetap penting, tetapi bukan satu-satunya tujuan.

Sudah saatnya Indonesia mengadopsi paradigma pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan ukuran yang mencerminkan kualitas hidup nyata masyarakat. Reformasi indikator pembangunan bukan hanya soal teknis, tetapi juga langkah strategis menuju masa depan yang lebih adil, demokratis, dan lestari.

 

*) Dr Aswin Rivai SE MM Pemerhati Ekonomi, Dosen FEB-UPN Veteran, Jakarta

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Membangun kapasitas ruang fiskal yang berkelanjutan

Membangun kapasitas ruang fiskal yang berkelanjutan

19 jam lalu

Investasi pada manusia, pengetahuan, dan inovasi bisa tingkatkan PDB

Investasi pada manusia, pengetahuan, dan inovasi bisa tingkatkan PDB

18 Desember 2025 20:41

IP lokal ke panggung dunia tingkatkan kontribusi sektor ekraf pada PDB

IP lokal ke panggung dunia tingkatkan kontribusi sektor ekraf pada PDB

29 November 2025 12:26

Proyeksi ekonomi uartal III tumbuh 5 persen

Proyeksi ekonomi uartal III tumbuh 5 persen

1 November 2025 13:15

Airlangga sebut Indonesia jadi 'bright spot' di tengah ketidakpastian global

Airlangga sebut Indonesia jadi 'bright spot' di tengah ketidakpastian global

17 Oktober 2025 23:17

Kemenkeu ungkap defisit RAPBN 2026 naik jadi 2,68 persen dari PDB

Kemenkeu ungkap defisit RAPBN 2026 naik jadi 2,68 persen dari PDB

18 September 2025 21:12

Bappenas sebut proyek Giant Sea Wall lindungi ekonomi Indonesia

Bappenas sebut proyek Giant Sea Wall lindungi ekonomi Indonesia

15 September 2025 15:59

Guru Besar UI proyeksikan nilai kurs rupiah menguat menjelang akhir tahun 2025

Guru Besar UI proyeksikan nilai kurs rupiah menguat menjelang akhir tahun 2025

12 Juni 2025 14:33

Terpopuler

Mauricio Souza belum analisis kekuatan Persib Bandung

Mauricio Souza belum analisis kekuatan Persib Bandung

Jadwal Liga Inggris: Bournemouth coba adang laju bagus pemuncak klasemen Arsenal

Jadwal Liga Inggris: Bournemouth coba adang laju bagus pemuncak klasemen Arsenal

Pelatih Barcelona Flick pastikan Araujo sudah bergabung dengan skuad Barcelona

Pelatih Barcelona Flick pastikan Araujo sudah bergabung dengan skuad Barcelona

Menjelang tahun baru 2026, harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo terpantau stabil

Menjelang tahun baru 2026, harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo terpantau stabil

Harapan Yusaku Yamadera, ingin masuk 11 pemain terbaik pada Super League

Harapan Yusaku Yamadera, ingin masuk 11 pemain terbaik pada Super League

Top News

  • Polisi tangkap dua pencopet yang beraksi saat HBKB di Bundaran HI

    Polisi tangkap dua pencopet yang beraksi saat HBKB di Bundaran HI

    2 jam lalu

  • Upaya mengejar swasembada garam

    Upaya mengejar swasembada garam

    2 jam lalu

  • Polisi periksa 10 orang terkait tewasnya seorang ibu dan dua anaknya di Warakas

    Polisi periksa 10 orang terkait tewasnya seorang ibu dan dua anaknya di Warakas

    3 jam lalu

  • Pria di Penajam rudapaksa anak di bawah umur terancam hukuman pidana 15 tahun penjara

    Pria di Penajam rudapaksa anak di bawah umur terancam hukuman pidana 15 tahun penjara

    3 jam lalu

  • Otorita IKN siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu

    Otorita IKN siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu

    3 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA