Gorontalo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel menyalurkan bantuan paket perlengkapan dan kebutuhan rumah tangga kepada korban tanah longsor di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Indra Gobel di Gorontalo, Jumat mengatakan bantuan yang dikemas dalam bentuk paket itu terdiri atas kasur lipat, beras, mie instan, pakaian sekolah, serta sejumlah bahan pokok dan perlengkapan dapur lainnya.
"Walaupun menurut kami belum seberapa, namun bantuan ini kiranya bisa membantu memenuhi kebutuhan warga, khususnya korban longsor di lokasi ini," kata Indra.
Ia mengatakan bencana tanah longsor ini bukanlah peristiwa yang diharapkan terjadi, akan tetapi menjadi pengingat bagi warga untuk dapat meningkatkan kewaspadaan.
Menyikapi persoalan tanah longsor di wilayah tersebut kata dia, Pemerintah Kota Gorontalo berencana melaksanakan rapat dengan seluruh pihak terkait untuk mencarikan solusi terbaik agar tidak ada lagi korban selanjutnya.
Sebagai langkah awal, ia berencana akan mengusulkan pembangunan rumah susun bagi para korban terdampak longsor.
Termasuk akan mengusulkan pembuatan Green Wall atau dinding hijau di titik-titik rawan longsor, agar permukaan tebing menjadi keras dan tidak mudah tergerus air hujan.
Inilah langkah-langkah yang menurutnya perlu dilakukan pemerintah, sebagai solusi dalam menangani masalah tanah longsor khususnya di Kota Gorontalo.
"Saya meminta masyarakat yang tinggal di lereng gunung maupun bantaran sungai atau tempat yang rawan terjadi banjir, untuk lebih waspada karena saat ini curah hujan di wilayah Kota Gorontalo sangat tinggi," katanya.
Sebanyak 10 unit rumah di Jalan Lotu RW V, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo rusak parah akibat diterjang longsor.
Plt Lurah Talumolo Mulyadi Mopangga di Gorontalo, Jumat, mengatakan bencana longsor terjadi setelah sebagian besar wilayah di Kota Gorontalo diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Sampai hari ini tercatat ada 10 rumah yang terdampak, dengan kategori rusak parah atau tidak dapat ditempati lagi," katanya.
Ia mengatakan, akibat dari peristiwa ini sebanyak 13 kepala keluarga yang terdiri atas 50 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.
Sebagian lainnya menumpang tinggal sementara di rumah kerabat, dan sisanya memilih untuk mengontrak rumah milik tetangga.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hal ini telah kami laporkan ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, yang langsung mendapatkan respons positif," kata dia.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo Irwansyah Taha mengatakan sejak menerima informasi pihaknya bersama dengan BPBD langsung turun ke lokasi.
Selain membantu mengevakuasi warga, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan paket perlengkapan kebutuhan rumah tangga termasuk makanan dan minuman bagi warga yang terdampak.
"Ini adalah bukti kehadiran Pemerintah Kota Gorontalo untuk membantu warga yang terkena musibah," katanya.
Baca juga: Jalan Palima-Cinangka Serang putus akibat longsor
Baca juga: Banjir dan longsor Sukabumi akibatkan satu warga tewas dan tujuh hilang
