Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap Pemerintah Arab Saudi tidak membatasi usia calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci dan sebaiknya ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan, bukan faktor usia.
"Kami minta supaya kriteria yang dijadikan pokok nanti bisa haji itu adalah istitha'ah dari segi kesehatan, bukan dari segi umur," ujar Menag Nasaruddin Umar kepada Menteri Kesehatan Arab Saudi Fahad Abdulrahman Al-Jalajel di Jakarta, Senin.
Menurut Menag, banyak calon haji Indonesia yang sudah berusia lanjut, tapi masih dalam kondisi fisik yang prima dan mampu menjalankan ibadah haji dengan baik.
"Karena di Indonesia ada orang lebih dari 90 tahun masih sangat kuat. Ada juga yang kurang dari 90 tahun tapi sudah lemah. Maka itu saya memohon kepada Menteri Kesehatan Arab Saudi bahwa yang dijadikan patokan nanti itu adalah kemampuan dari segi fisik, bukan dari ukuran umur," kata Menag.
Baca juga: Kemenag dan Lion Air teken perjanjian kerja sama penerbangan jamaah calon haji
Baca juga: Kemenag sebut sebanyak 28 ribu calon haji telah lunasi Bipih
Baca juga: Prabowo ingin jadi sosok Presiden yang buat kebijakan penurunan harga/biaya haji