Depok (ANTARA) - Lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) meluncurkan gerakan bersih masjid secara serentak nasional dan lima program Ramadhan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.
Kegiatan ini diikuti oleh ribuan jamaah dan pengurus masjid dari berbagai daerah, menandai dimulainya gerakan gotong royong membersihkan masjid dan musholla di seluruh Indonesia.
Ketua LTM PBNU KH Mokhamad Mahdum dalam keterangannya, Minggu, mengatakan pentingnya menjaga kebersihan masjid sebagai bagian dari ibadah.
"Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan membersihkan masjid, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah, tetapi juga meningkatkan kenyamanan jamaah. Mari kita jadikan masjid sebagai tempat yang nyaman dan penuh berkah," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama meramaikan bulan Ramadhan dengan aksi nyata. Kebersihan masjid adalah tanggung jawab semua.
"Dengan menjaga kebersihan, kita turut serta dalam menciptakan lingkungan ibadah yang penuh berkah," ucapnya.
Acara peluncuran digelar di Masjid Nurul Mu'min, Jatisampurna, Kota Bekasi, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain KH Mokhamad Mahdum (Ketua LTM PBNU), H Shabahul Arafi (LTM PBNU), KH Ayi Nurdin (Ketua Tanfiziyah PCNU Kota Bekasi), KH Nur Kholiq (Sekretaris PCNU Kota Bekasi), H. Edi (Dewan Pembina Kampung Bakti NU Kota Bekasi), KH Wawan Wahyudin (MWC NU Jatisampurna), dan Tata Wirya (Camat Jatisampurna).
Ketua Tanfiziyah PCNU Kota Bekasi KH Ayi Nurdin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara itu.
"Kegiatan ini tidak hanya membersihkan masjid secara fisik, tetapi juga membersihkan hati kita sebagai persiapan menyambut Ramadhan. Mari kita sambut bulan suci ini dengan hati yang bersih dan penuh semangat," ujarnya.
H. Shabahul Arafi dari LTM PBNU menambahkan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas NU.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus masjid hingga jamaah, untuk turut serta dalam gerakan ini. Ini adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan ibadah," katanya.
KH Wawan Wahyudin dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatisampurna juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keindahan masjid. Mari kita bersama-sama menjaga masjid sebagai rumah Allah yang suci," katanya.
Selain gerakan bersih masjid, LTM PBNU juga meluncurkan lima program Ramadhan 2025 yang dirancang untuk meningkatkan keberkahan dan kebersamaan umat.
Program pertama, call of naskah khutbah, merupakan seleksi naskah khutbah Jum’at dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing untuk meningkatkan kualitas khutbah dengan melibatkan aktivis LTM NU se-Indonesia.
Kedua, khataman internasional, yaitu khataman Al Qur'an yang melibatkan peserta dari berbagai negara sebagai ajang mempererat ukhuwah islamiyah antarnegara.
Ketiga, mudik seru bareng LTM PBNU, layanan mudik gratis bagi masyarakat umum di wilayah Jabodetabek untuk membantu mereka yang ingin pulang kampung menjelang Lebaran.
Keempat, sapu bersih Kebaikan, program tebar kebaikan untuk masjid-masjid binaan LTM NU dengan tujuh aksi utama Massive Action BBM Nasional, Mobil Operasional, Masjidku Sejuk, Masjidku Bersih, Masjidku Hijau, Buka Berkah Masjid, dan Bingkisan Berkah Marbot.
Kelima posko mudik Lebaran yang didirikan di masjid-masjid sepanjang jalur pantura untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pemudik dengan menyediakan tempat istirahat, makanan, serta bantuan medis.
Baca juga: Wabup Sleman sebut tradisi nyadran merupakan bentuk pelestarian budaya
Baca juga: MUI Bekasi terbitkan seruan Ramadhan 1446 Hijriah