Depok (Antara Megapolitan) - Universitas Indonesia (UI) memastikan meninggalnya mahasiswa Pascasarjana Teknik Kimia Bhayangkara Tegar Pradana (24) akibat benturan di bagian kepala.
"Sesuai hasil visum pada jenazah, almarhum meninggal disebabkan benturan kepala dengan besi penyangga karena kehilangan kesadaran," kata Kepala Kantor Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti di kampus UI Depok, Kamis.
Selain itu, kata Felly, didukung keterangan para saksi bahwa almarhum sedang sakit migrain serta ditemukannya obat penghilang sakit kepala dan resep dokter per tanggal 3 Mei 2016 di tempat kos almarhum.
Rifelly menjelaskan almarhum meninggal ketika sedang berada di kantin Fakultas Teknik bersama temannya pada Rabu siang (18/5).
Almarhum merasa pusing dan merebahkan kepala di meja kantin tersebut.
Beberapa saat kemudian almarhum terjatuh kebelakang dan membentur tiang besi yang berada di dekatnya dan membentur kepalanya. Ketika itu orang disekelilinganya membantu mengangkatnya dan melarikan ke klinik UI.
Namun jiwanya sudah tidak tertolong lagi. Saat ini almarhum telah dimakamkan Kamis (19/5) di Pati Jawa Tengah. Polisi juga sempat mengamankan plastik berisi makanan dan minuman korban serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.
"Sivitas akademika UI menyatakan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga," katanya.
Sementara itu juru bicara keluarga almarhum Agus Suyanto di Pati Jawa Tengah mengatakan Bhayangkara Tegar Pradana (24) meninggal karena sakit dan bukan karena keracunan makanan atau minuman.
"Sebelum kejadian, almarhum memang sempat mengeluhkan sakit kepala, sehingga sering mengonsumsi obat untuk meringankan sakit kepalanya itu," ujar Agus Suyanto yang merupakan kakak angkat korban di Pati, Kamis.
Hal itu, kata dia, diperkuat dengan hasil pengecekan di kos almarhum memang ditemukan sejumlah jenis obat-obatan, salah satunya obat sakit kepala.
Almarhum, kata dia, memang sempat minum obat sakit kepala sebelah sebelum kejadian. Padahal, kata dia, saat itu belum makan pagi, sehingga kondisi badannya cukup lemah.
Hasil visum dokter dari Rumah Sakit Polri Kramatjati, kata dia, ditemukan luka bagian belakang dengan lebar sekitar tiga cm yang mengeluarkan darah.
Akibat benturan tersebut, kata dia, pembuluh darah korban juga ada yang pecah.
"Keluarga memastikan, penyebab meninggalnya almarhum karena sakit kepala, kemudian terbentur," ujarnya.
Mahasiswa UI Meninggal Akibat Benturan Di Kepala
Kamis, 19 Mei 2016 17:47 WIB
Lokasi kejadian meninggalnyamahasiswa pascasarjana Tehnik Kimia Bhayangkara Tegar Pradana (24) akibat benturan dibagian kepala. (Antara Foto / Feru Lantara)
Sesuai hasil visum pada jenazah, almarhum meninggal disebabkan benturan kepala dengan besi penyangga karena kehilangan kesadaran.
