Jakarta (ANTARA) - Universitas Pancasila mengukuhkan 840 wisudawan yang menegaskan komitmen mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter Pancasila.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila, Suhardi Alius di Jakarta, Selasa menegaskan pentingnya pembangunan karakter di tengah perkembangan teknologi dan era kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat.
"Kami tidak hanya berkomitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki integritas, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebangsaan yang kuat," katanya.
Baca juga: Rektor UP kukuhkan tiga guru besar
Menurut dia tantangan masa depan tidak cukup dijawab hanya dengan kecerdasan, tetapi juga dengan karakter dan kemampuan memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal perjalanan pengabdian lulusan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Dunia tidak hanya membutuhkan individu yang cerdas, tetapi juga pribadi yang memiliki integritas, empati, dan tanggung jawab. Keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari apa yang dicapai, tetapi dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Adnan.
Ia menegaskan bahwa Universitas Pancasila terus memperkuat kualitas pendidikan dan daya saing institusi.
Saat ini, Universitas Pancasila telah meraih akreditasi institusi “Unggul”, dengan 23 program studi terakreditasi Unggul dan empat program studi terakreditasi Baik Sekali dari total 35 program studi.
Baca juga: Fakultas Psikologi Universitas Pancasila dorong mahasiswa jadi "Power Human" di Era AI
Kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Pancasila juga terus meningkat. Pada 2025, jumlah mahasiswa baru mencapai 2.774 orang, melampaui target penerimaan sebanyak 2.700 mahasiswa.
Di bidang riset dan akademik, Universitas Pancasila menempati peringkat 69 nasional dalam pemeringkatan SINTA dari 1.380 perguruan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, dalam pemeringkatan UI GreenMetric, Universitas Pancasila berada di posisi ke-25 nasional dan ke-153 dunia sebagai kampus yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Universitas Pancasila juga memperluas program internasionalisasi pendidikan melalui kerja sama global. Program magang internasional saat ini telah berjalan di Jepang dan Taiwan, serta akan diperluas ke Korea Selatan dan China.
Baca juga: FEB UP beri edukasi ekonomi UMKM Sawangan Depok
Selain itu, mahasiswa Universitas Pancasila mengikuti program pertukaran pelajar dengan UiTM Malaysia dan short course di University of Malaya.
Sebanyak enam mahasiswa Universitas Pancasila bahkan telah memperoleh kontrak kerja profesional di Jepang sebelum menyelesaikan studi. Pada tahun akademik 2025/2026, Universitas Pancasila juga menerima 10 mahasiswa asing dari Malaysia, Timor Leste, Libya, dan Korea Selatan.
Selain capaian akademik, mahasiswa Universitas Pancasila juga menorehkan berbagai prestasi nasional dan internasional di bidang olahraga, inovasi, karya ilmiah, dan seni.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya universitas dalam membentuk lulusan yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di era global.
Wisuda tahun ini mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Literat Berjiwa Pancasila, Inovatif, dan Berdaya Saing”, Universitas Pancasila menegaskan komitmennya mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026