Kediri (ANTARA) - Kodim 0809/Kediri, Jawa Timur menyebut kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di daerah itu menjadi gambaran nyata untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat setempat.
"TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami bekerja bersama, berbaur dengan warga, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat. Tidak ada jarak, semuanya menyatu demi kepentingan bersama," kata Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-127 Tahun 2026 Lettu Inf Sunarno di Kediri, Minggu.
Ia mengatakan TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi ruang kebersamaan dan kemanunggalan TNI dan warga yang terbangun melalui kerja bersama di lapangan.
Menurut dia, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD.
Baca juga: Satgas TMMD Kodim 1504/Ambon tanam 1.000 bibit pohon pala di Desa Poka
Ia menilai gotong royong yang terbangun membuat pekerjaan terasa lebih ringan sekaligus memperkuat ikatan sosial.
"Kebersamaan ini tidak bisa dibangun secara instan. TMMD menjadi momentum untuk memperkuat rasa saling percaya antara TNI, pemerintah, dan masyarakat," katanya.
Kepala Desa Gadungan Dari Purwanto mengatakan kegiatan TMMD di daerah itu membawa dampak sosial yang terasa di tengah masyarakat.
Ia menilai kehadiran TNI yang menyatu dengan warga menumbuhkan semangat gotong royong yang selama ini mulai berkurang.
"Warga merasa dihargai dan dilibatkan. TNI tidak hanya membangun, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat desa," ujarnya.
Pihaknya berharap, kegiatan TMMD ke-127 makin memunculkan kemanunggalan, sinergi, dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat terus terjaga, menjadi fondasi kuat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selain kegiatan fisik dalam TMMD ke-127 di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri tersebut juga diisi kegiatan nonfisik berupa pergelaran seni jaranan dan reog.
Selain itu, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan sumur bor pertanian, pelatihan tata boga dan berbagai macam pelatihan lainnya.
Tim juga melakukan kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 1,1 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Rimba Makmur Kabupaten Kediri.
Program ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-127 yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pendekatan kultural sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga.
Baca juga: TNI lakukan tanam jagung di Puncu Kabupaten Kediri dukung ketahanan pangan
Baca juga: TMMD 2026 di Kalsel ditargetkan untuk buka akses desa terisolasi di 11 lokasi
