Kabupaten Bogor (ANTARA) - Satpol PP Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai melakukan penertiban bertahap kawasan Dramaga untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan menata ulang pedagang kaki lima di titik-titik rawan kemacetan.
Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Rhama Kodara menjelaskan, penataan di kawasan tersebut sudah direncanakan sejak lama sebagai bagian dari program Pemkab Bogor bersama Dinas PUPR untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
“Pembongkaran ini baru dilakukan di simpang Dramaga sesuai anggaran PUPR. Setelah itu, kami lanjutkan proses pendataan dan relokasi pedagang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penataan tidak bertujuan menggusur, tetapi menggeser pedagang ke lokasi yang legal dan aman karena berada di atas tanah milik pemerintah.
Satpol PP bersama camat, desa, Dishub dan IPB akan melakukan pendampingan agar pedagang tidak kembali berjualan di badan jalan serta memastikan angkot tidak berhenti sembarangan.
Menurut Rhama, relokasi pedagang yang berada di bagian belakang simpang akan dilakukan setelah penataan tahap awal selesai, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kesiapan kolaborasi dengan IPB serta dunia usaha.
Ia menambahkan, Pemkab Bogor juga tengah menyusun rencana penataan serupa di sejumlah wilayah lain seperti Ciampea, Caringin, Parung, dan kawasan Puncak untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan publik.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengungkapkan penataan kawasan Dramaga yang dibantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu mengedepankan konsep Dramaga University Town.
"Penataan kawasan Dramaga melalui konsep Dramaga University Town ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Bogor Barat," ungkap Suryanto.
Menurut dia, penataan kawasan ini tergolong krusial, terutama untuk menunjang rencana pembangunan jalan lingkar dari Leuwiliang menuju Rancabungur, kemudian pengembangan Jalan Lingkar Dramaga (JLD).
“Jika Pemkab Bogor bergerak, pemerintah pusat bergerak, IPB University bergerak, insha Allah penataan ini bisa terwujud dengan baik. Setidaknya kita sudah mempersiapkan bilamana Bogor Barat menjadi daerah otonomi baru,” ujarnya.
Baca juga: Satpol PP bongkar bangunan liar di sepanjang akses ke Gerbang Tol Karawang Barat
Baca juga: Satpol PP Bogor tertibkan pekat dan miras ilegal di Gang Semen
