Dompu, NTB (ANTARA) - Balai Taman Nasional Tambora, Nusa Tenggara Barat, menelusuri sejumlah publikasi ilmiah internasional yang diduga berasal dari hasil penelitian ilegal oleh peneliti asing di kawasan konservasi Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Kepala Balai TN Tambora, Abdul Azis Bakry, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi terhadap berbagai jurnal internasional yang mencantumkan hasil riset di kawasan Tambora.
"Tim kami sedang menelusuri dan memverifikasi jurnal-jurnal ilmiah internasional yang beredar. Jika ditemukan penelitian dilakukan tanpa izin, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti-nya," ujarnya di Dompu, Kamis.
Azis mengatakan, terbongkar-nya aktivitas penelitian ilegal oleh pihak asing tersebut berawal dari laporan dan keluhan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.
"Menurut pengakuan masyarakat, aktivitas ilegal itu sudah berlangsung lama, meski ada juga yang dilakukan beberapa tahun terakhir," ungkapnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan Smart Patrol menutup jalur masuk tidak resmi di kawasan Oi Bura dan Pasar Minggu, Desa Pekat, yang sering digunakan peneliti asing maupun wisatawan tanpa izin.
Baca juga: Balai Taman Nasional Tambora tutup jalur ilegal
Baca juga: Taman Nasional Tambora NTB buka dua destinasi wisata non pendakian
Baca juga: Pendakian Tambora masih ditutup imbas cuaca ekstrem
Taman Nasional Tambora telusuri jurnal internasional hasil penelitian ilegal
Kamis, 30 Oktober 2025 13:24 WIB
Arsip - Gunung Tambora. (ANTARA/HO-Balai Taman Nasional Tambora)
