Semarang (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Blora dalam kondisi aman dari kontaminasi air pada bahan bakar jenis Pertalite.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina, Taufiq Kurniawa saat dihubungi di Blora, Kamis menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan dengan dua metode, yakni manual dan digital.
“Tes manual menggunakan pasta air untuk mendeteksi keberadaan air di tangki, sedangkan tes digital menggunakan alat Automatic Tank Gauge (ATG) yang dapat memantau volume bahan bakar sekaligus mendeteksi adanya kontaminasi,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan di 19 SPBU di Kabupaten Blora, tidak ditemukan adanya kandungan air dalam bahan bakar. Berat jenis Pertalite juga masih berada pada rentang 0,722–0,726, sesuai dengan standar keamanan dan mutu yang ditetapkan Pertamina.
Pemeriksaan visual turut memastikan Pertalite tidak tercampur air, karena perubahan warna maupun massa jenis bahan bakar akan langsung terlihat jika terjadi kontaminasi.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan SPBU siaga dan prima untuk masyarakat
Baca juga: Pertamina Patra Niaga berikan sanksi kepada SPBU Meruya Utara
Baca juga: Puluhan motor rusak akibat isi BBM jenis pertalite campur solar di SPBU Jakbar
