Kota Bogor (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Dekorasi (Aspedi) Sumitro menyatakan tantangan bisnis dekorasi yang kian berat dan kompleks menuntut sejumlah langkah inovasi dan melakukan terobosan kreatif agar bisa bertahan pada bisnis ini.
“Bisnis dekorasi bukan hanya di pernikahan, meski 80 persen pasar Aspedi di wedding tetapi ada juga acara corporate dan seremonial lainnya,” ujar Sumitro pada acara pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Aspedi Jawa Barat 1 di Kota Bogor, Senin.
Ia mengingatkan pentingnya inovasi dan adaptasi di tengah tantangan industri dekorasi yang semakin kompleks.
Ia menyoroti adanya penurunan jumlah acara pernikahan yang menjadi pasar utama sektor dekorasi.
“Kalau dulu yang makan satu piring hanya tiga orang, sekarang bisa sepuluh. Belum lagi jumlah pernikahan turun dari sekitar 2,4 juta menjadi hanya 1,6 juta pada 2023–2024,” katanya.
Menurut Sumitro, kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk berinovasi dan memperluas pangsa pasar di luar sektor pernikahan.
Ia menambahkan bahwa kreativitas menjadi kunci bagi para anggota Aspedi untuk bertahan dan berkembang.
“Kreativitas adalah kunci untuk memenangkan pasar di semua segmen,” kata Sumitro menutup sambutannya.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan simbolis bendera organisasi dari DPP kepada Ketua DPW Aspedi Jabar 1 Edi Wijaya, sebagai tanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru Aspedi Jawa Barat 1 periode 2025–2029.
Edi Wijaya menyampaikan bahwa langkah awal kepengurusan baru akan difokuskan pada silaturahmi ke tujuh DPC Aspedi yang berada di bawah naungan wilayah Jawa Barat 1, meliputi Kota/Kabupaten Sukabumi, Kota/Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota/Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, serta Kota Depok.
Saat ini jumlah anggota Aspedi DPW Jabar 1 tercatat sekitar 145 perusahaan, namun diharapkan dapat meningkat signifikan dalam dua tahun ke depan.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjadi wadah kolaborasi yang profesional dan kreatif.
“Semoga mampu menjadi asosiasi pengusaha dekorasi Indonesia yang profesional, inovatif, serta kreatif,” katanya.
