Makassar (ANTARA) - Tim Direktorat Hukum, Ketatalaksanaan, dan Reformasi Birokrasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jawa Timur mengunjungi Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan untuk melalukan studi tiru tentang tata kelola perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).
Direktur Hukum, Ketatalaksanaan, dan Reformasi Birokrasi Unesa Sulaksono di Makassar, Jumat, mengatakan tujuan kunjungan ini menggali pengalaman langsung dari Unhas yang telah lebih dahulu berstatus PTNBH.
Unhas memiliki rekam jejak panjang, lebih dari 10 tahun, dalam mengembangkan produk hukum dan tata kelola PTNBH. Produk hukum yang dimiliki Unhas sudah teruji dan terbukti efektif dalam mendukung tata kelola universitas.
Baca juga: Menpora: Pengembangan fasilitas olahraga UNESA tunjang pembinaan atlet
Baca juga: Unesa bekali Desa Genilangit Magetan jadi rintisan Desa Pancasila
Baca juga: Universitas Negeri Surabaya raih peringkat 2 di UNS Jawametric 2025
"Kami berharap bisa menjadikannya sebagai rujukan, khususnya dalam penyusunan peraturan rektor yang berkaitan dengan hierarki hukum di Unesa. Dengan demikian, proses transisi menuju tata kelola yang lebih baik dapat berjalan terarah,” ujarnya.
Ia mengatakan dalam kunjungan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai beberapa topik strategis, di antaranya terkait dengan kebijakan dan disiplin pegawai non-ASN serta pengadaan barang dan jasa.
Sekretaris Unhas Sumbangan Baja mengatakan dalam perjalanan sebagai PTNBH, banyak instrumen hukum yang harus disiapkan untuk mendukung tata kelola yang transparan, akuntabel, sekaligus adaptif terhadap perubahan.
"Proses ini terus berkembang, dan hingga saat ini Unhas masih berupaya melengkapi berbagai instrumen penting agar dapat diterapkan secara menyeluruh di semua lini. Hal ini menjadi komitmen kami agar tata kelola PTNBH semakin solid dan berkesinambungan,” kata dia.
