Washington (ANTARA) - Otoritas Tunisia membantah klaim bahwa salah satu kapal utama Global Sumud Flotilla (GSF) untuk Gaza, "Family Boat", dihantam oleh benda yang diduga drone atau pesawat nirawak di lepas pantai Tunisia pada Selasa pagi.
Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita negara Tunisia, TAP, Kementerian Dalam Negeri Tunisia membantah laporan bahwa kapal berbendera Portugis itu telah ditabrak oleh pesawat nirawak saat berlabuh di luar pelabuhan Sidi Bou Said.
Kementerian tersebut mengatakan unit keamanan telah memeriksa lokasi kejadian dan memastikan bahwa kebakaran disebabkan oleh jaket pelampung yang terbakar. Api dengan cepat dipadamkan dan tidak menyebabkan cedera atau kerusakan material selain beberapa jaket yang terbakar, tambahnya.
Sebelumnya pada hari itu, armada tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal tersebut ditabrak oleh pesawat nirawak di perairan Tunisia.
Armada tersebut juga membagikan rekaman yang diambil dari kapal lain yang dikatakan "menunjukkan momen tepat saat Family Boat ditabrak dari atas.
Rekaman hitam putih tersebut tampak menunjukkan sebuah benda pembakar jatuh ke atas kapal, memicu ledakan dan kebakaran.
Kapal tersebut membawa awak Madeleine, kapal armada bantuan sebelumnya yang disita oleh militer Israel pada Juni lalu.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Global Sumud Flotilla minta perlindungan dunia
Baca juga: Indonesia dukung penuh IGPC dalam Global Sumud Flotilla, dobrak blokade militer Zionis Israel
