Jakarta (ANTARA) - Juara bertahan petenis Aryna Sabalenka melaju ke final US Open setelah bangkit dari ketertinggalan satu set pada Kamis (4/9) malam waktu setempat atau Jumat WIB, mengalahkan Jessica Pegula dengan 4-6, 6-3, 6-4.
Ini akan menjadi final Grand Slam ketujuh Sabalenka dan yang keempat dalam lima turnamen major terakhir, namun hanya meraih satu kemenangan dari dua perebutan gelar beruntun di New York. Ia akan menghadapi Amanda Anisimova atau Naomi Osaka untuk memperebutkan trofi.
"Dalam pertandingan ini, saya sebenarnya hanya berusaha untuk melangkah selangkah demi selangkah," kata Sabalenka usai pertandingan, seperti disiarkan WTA.
Pegula memanfaatkan sepenuhnya permainan sejak awal, bermain tenis nyaris tanpa kesalahan di set pembuka dan membuat Sabalenka kehilangan keseimbangan.
Ia hanya membuat tiga kesalahan sendiri dalam rentang waktu tersebut dan tetap agresif saat melakukan pengembalian bola, dan menarik perhatian penonton di setiap reli.
Set kedua, permainan Sabalenka makin tajam, sedangkan Pegula menurun, menghasilkan sembilan kesalahan di set itu saja.
Sabalenka menyelesaikan pertandingan dengan 43 winner, sementara Pegula hanya 21, termasuk delapan ace.
Set penentuan menghadirkan drama. Pegula mendapatkan empat break point tetapi gagal mengonversinya karena servis Sabalenka kembali kokoh.
