Jakarta (ANTARA) - Daftar peringkat dunia awal tahun 2026 menunjukkan tunggal putri Indonesia masih bertumpu kepada seorang pemain elite, Putri Kusuma Wardani.
Berdasarkan peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pekan pertama 2026, Kamis, Putri menjadi satu-satunya pebulu tangkis putri Indonesia yang masuk 10 besar dunia.
Tepatnya, dia menempati posisi keenam dunia dengan 73.590 poin.
Di bawah Putri, terdapatan Gregoria Mariska Tunjung di peringkat ke-14 dunia. Gregoria telah mengajukan perlindungan peringkat ke BWF menyusul vertigo yang dialaminya dengan masa berlaku minimal tiga bulan hingga maksimal satu tahun, mulai 30 Desember 2025.
Baca juga: Putri KW ingin tampil habis-habisan hadapi Tomoka
Sejumlah pemain tunggal putri Indonesia lainnya masih berada di luar 50 besar dunia. Komang Ayu Cahya Dewi di peringkat ke-60, Thalita Ristiani Wiryawan di posisi ke-72 dan Mutiara Ayu Puspitasari di peringkat ke-75.
Pemain muda Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mengawali tahun di peringkat ke-82, dan Chiara Marvella Handoyo di posisi ke-93 dunia.
Data peringkat awal tahun ini menggambarkan peta kekuatan tunggal putri Indonesia di kancah dunia menjelang rangkaian turnamen internasional sepanjang 2026.
Baca juga: Putri KW kalah dari wakil Denmark pada final Hylo Open
Peringkat dunia tunggal putri BWF pada Kamis (1/1/2025):
- An Se-young (Korea Selatan) – 117.270 poin
- Wang Zhi Yi (China) – 103.362 poin
- Akane Yamaguchi (Jepang) – 93.064 poin
- Chen Yu Fei (China) – 89.935 poin
- Han Yue (China) – 88.250 poin
- Putri Kusuma Wardani (Indonesia) – 73.590 poin
- Ratchanok Intanon (Thailand) – 73.264 poin
- Pornpawee Chochuwong (Thailand) – 73.238 poin
- Tomoka Miyazaki (Jepang) – 65.824 poin
- Sim Yu-jin (Korea) – 57.989 poin
...Baca juga: Menang mudah atas Unnati Hooda, Putri KW melaju ke final Hylo Open
14. Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) – 53.660 poin
60. Komang Ayu Cahya Dewi (Indonesia) – 28.995 poin
72. Thalita Ristiani Wiryawan (Indonesia) – 25.560 poin
75. Mutiara Ayu Puspitasari (Indonesia) – 24.670 poin
82. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Indonesia) – 23.040 poin
93. Chiara Marvella Handoyo (Indonesia) – 20.220 poin
