Bogor (ANTARA) - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melakukan pemotongan kabel udara secara simbolis di Jalan Raden Saleh Sarif Bustaman, Bogor Selatan, pada Kamis (28/8). Langkah ini menjadi bagian dari program penataan kabel sepanjang 16 kilometer di delapan titik Kota Bogor.

Pemutusan kabel dilakukan bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan berbagai operator. Jenis kabel yang diturunkan adalah fiber optik (FO), yang selama ini digunakan untuk layanan internet dan televisi kabel.

Dedie menjelaskan, program ini ditujukan untuk menertibkan kabel-kabel yang bergelantungan di ruas jalan kota, provinsi, maupun nasional. Dengan begitu, wajah Kota Bogor akan terlihat lebih rapi dan tertata.

“Selama ini kita menikmati layanan internet dan TV kabel dari kabel FO. Ke depan, semua kabel diturunkan ke ducting bawah tanah agar kota tampak lebih indah dan tidak semrawut,” kata Dedie.

Baca juga: Dua kawasan di Kota Bogor jadi pilot project wilayah tanpa kabel udara
Baca juga: DPRD Kota Bogor dukung upaya Pemkot lakukan penataan kabel jaringan internet
Baca juga: Pemkot Bogor potong kabel jaringan internet untuk penataan

Ia menambahkan, kerja sama antara Pemkot Bogor, Apjatel, dan penyedia layanan telekomunikasi dilakukan untuk mempercepat penataan. Menurutnya, langkah ini bisa dilaksanakan tanpa harus menunggu regulasi baru.

“Ini bentuk kesadaran bersama. Jadi artinya ada komitmen dari pihak Telekomunikasi dan provider untuk menata kota tanpa harus menunggu langkah administratif yang panjang. Kita putuskan segera agar Bogor lebih tertib,” ujar Wali Kota Bogor.

Program penataan kabel di Kota Bogor ditargetkan berlangsung secara bertahap. Tahun ini, sebanyak delapan titik dengan total panjang 16 kilometer mulai dikerjakan. 

Dedie berharap penataan berjalan simultan hingga mencakup seluruh kota.



Pewarta: Dwi Ayu Suryandini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026